PDIP Diprediksi jadi Jawara di Pileg, Gerindra dan Golkar Berebut Posisi Kedua

2290
Ilustrasi kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP)

MONITOR, Jakarta –¬†Lembaga survei Saiful Mujani Research & Consulting (SMRC) tak hanya merilis hasil quick count untuk pilpres 2019. SMRC juga baru-baru ini merilis hasil Pileg 2019.

Dalam rilis hasil quick count Pileg 2019, SMRC menyebut kalau PDIP diprediksi bakal menjadi jawara diikuti oleh Gerindra dan Golkar yang masih berkutat untuk memperebutkan posisi kedua.

SMRC menyebut PDIP sampai saat ini meraih suara 19.45 persen. Selanjutnya Gerindra meraih 12.59 persen, Golkar 12.13 persen, PKB 9.58 persen, NasDem 8.84 persen, PKS 8.18 persen, Demokrat 7.56 persen, PAN 6.65 persen, dan PPP 4.51 persen. Partai-partai lain di bawah 4 persen.

“Untuk analisis margin of error dan/atau estimasi confidence interval menunjukkan bahwa PDIP diprediksi berada di urutan pertama dengan suara terbanyak, signifikan di atas partai-partai lain,” ujar Irwan, Staff Divisi Komunikasi SMRC dalam keterangan tertulisnya yang diterima MONITOR.

Menurut Irwan, untuk posisi Gerindra dan Golkar masih bersaing ketat untuk menempati urutan kedua setelah PDIP. Karena perbedaan suara kedua partai tersebut tidak signifikan secara statistik maka partai terbesar kedua setelah PDIP bisa Gerindra, tapi bisa juga Golkar.

“Secara keseluruhan, ada 9 dari 16 partai yang diprediksi lolos PT karena total perolehan suaranya secara nasional signifikan di atas 4 persen: PDIP, Gerindra, Golkar, PKB, NasDem, PKS, Demokrat, PAN, dan PPP, ” terangnya.

Kata Irwan, hasil quick count partai ini akan diupdate dengan penambahan data, mengingat data masuk sementara 99.97 persen. Namun dari berbagai statistik yang diperoleh dan dari informasi grafik stabilitas suara, maka penambahan data tidak akan berdapak signifikan terhadap hasil quick count secara keseluruhan.