SUMATERA

Mengintip Potensi Tanaman Hias Kampung Flori Deli Serdang

MONITOR, Deli Serdang – Tanaman hias atau tanaman bunga seringkali digunakan untuk memperindah tampilan sebuah ruangan maupun halaman rumah. Bukan itu saja, tanaman hias juga sering digunakan untuk momen indah seperti perayaan ulang tahun atau pernikahan. Seiring dengan berkembangnya jenis tanaman hias dan minat konsumen, tanaman hias juga diburu oleh para kolektor. Oleh karena itu bisnis ini berpotensi besar untuk dikembangkan.

Salah satu kawasan yang melirik potensi bisnis tanaman hias adalah Kampung Flori yang berlokasi di Desa Bangun Sari, Tanjung Morawa, Deli Serdang. Kampung Flori merupakan desa dengan sebagian besar masyarakatnya menjadi penangkar dan pedagang tanaman hias.

Tanaman Hias

Kondisi Kampung Flori ini bersih dan nyaman. Pembeli dimanjakan dengan deretan puluhan kios tanaman hias berjejer rapih. Juniardi, Kepala Desa Bangun Sari mengatakan, bisnis tanaman hias dapat memperbaiki perekonomian masyarakat sehingga taraf hidup mereka menjadi lebih baik.

“Jumlah petani dan pedagang tanaman hias aktif di desa ini sebanyak 1000 orang. Tanaman hias menjadi mata pencaharian utama warga,” ujarnya.

Penghasilan yang diperoleh juga tidak kira – kira, mencapai Rp 1,5 juta per hari. “Penghasilan dengan berdagang tanaman hias untuk setiap pedagang atau petani berkisar antara Rp 500 ribu sampai Rp 1,5 juta per hari,” ujar Kelompok Tani Sadar Wisata, Dwi Sujatmiko.

Adapun tanaman hias yang tersedia di antaranya bougenfil, dracaena, pucuk merah, cemara, beringin, mawar, aneka tanaman hias daun dan bunga serta puluhan jenis tanaman hias lainnya. Harga produk yang dijual pun beragam, mulai kisaran puluhan ribu sampai jutaan rupiah tergantung jenis dan ukurannya.

Karena potensi ekonomi yang besar, pemerintah daerah bersama Kementerian Pertanian mendorong pengembangan kawasan kampung flori tersebut.

“Saya sangat bangga dengan petani yang sekaligus pedagang tanaman hias di sini. Mereka bisa mengembangkan perekonomian melalui tanaman hias,” ujar Plt. Direktur Buah dan Florikultura, Sri Wijayanti Yusuf saat melakukan kunjungan kerja ke kampung Flori Bangun Sari beberap waktu lalu.

Kampung Bangun Sari menjadi indah, bersih dan menjadi obyek wisata yang tentunya menambah kesejahteraan masyarakat di desa ini. Kementerian Pertanian, lanjutnya, mendorong untuk setiap provinsi/kabupaten agar membangun agrowisata berbasis hortikultura untuk peningkatan kesejahteraan petani dan masyarakat.

“Kami memberikan bimbingan teknis budidaya dan pasca panen bersama Dinas Pertanian Propinsi dan Kabupaten. Hal yang perlu kita dorong dari Kampung Flori Bangun Sari adalah penguatan kelembagaannya, pembentukan koperasi petani/pedagang tanaman hias. Tujuannya agar petani menjadi lebih kuat dan kompak, harga bisa diatur seragam dan pendapatan petani bisa lebih meningkat. Bahkan kita sudah ekspor untuk anggrek, krisan, lili, dracaenae, tilansia dan lainnya” tutupnya.

Recent Posts

Mengemas Pembelajaran Bermakna: Inovasi dan Kreativitas Guru Kabupaten Lebak dalam Pelatihan Pembelajaran Mendalam di BPMP Banten

Oleh:Wida Evilia, S.Pd.Upaya meningkatkan mutu pendidikan nasional terus dilakukan melalui berbagai program penguatan kompetensi guru.…

8 jam yang lalu

Kemenag Seleksi Calon Anggota Majelis Masyayikh 2026–2031, Perkuat Mutu Pendidikan Pesantren

MONITOR, Jakarta – Kementerian Agama (Kemenag) melalui Direktorat Pesantren melanjutkan proses seleksi Bakal Calon Anggota…

21 jam yang lalu

Kementan Tegaskan Pelaku Perunggasan Komitmen Lakukan Perbaikan Harga Ayam Broiler

MONITOR, Jakarta – Kementerian Pertanian (Kementan) terus memperkuat upaya menjaga keseimbangan sektor perunggasan nasional di…

1 hari yang lalu

HKTI Lumajang Kawal Ketat LP2B, Tegaskan Tak Boleh Ada Alih Fungsi Lahan Produktif

MONITOR, Lumajang – Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Lumajang menegaskan komitmennya mengawal implementasi kebijakan…

1 hari yang lalu

3 Negara Diguncang Gempa Hebat, Puan Sampaikan Simpati dan Tekankan Perlindungan WNI

MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menyampaikan rasa simpati atas musibah bencana gempa…

2 hari yang lalu

Menhaj Buka IEE 2026, Tegaskan Transformasi Haji dan Umrah Harus Berpihak kepada Jemaah

MONITOR, Jakarta - Menteri Haji dan Umrah Moch. Irfan Yusuf menegaskan transformasi penyelenggaraan haji dan umrah…

2 hari yang lalu