Waketum MUI Ingatkan Masyarakat Tidak Emosi Sikapi Hasil Quick Count

604
Wakil Ketua Umum MUI Zainut Tauhid Saadi (dok: Akurat)

MONITOR, Jakarta – Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengapresiasi sikap kedua pasangan Capres Cawapres yang telah menunjukkan sikap kenegarawanan untuk mengajak seluruh masyarakat Indonesia khususnya para pendukungnya agar menjaga persaudaraan, persatuan dan kesatuan.

Apalagi, kedua kubu dinilai telah mengajak para pendukungnya untuk tetap tenang dan tidak emosional menyikapi hasil hitung cepat (Quick Count) yang sudah banyak dirilis oleh lembaga survey dengan tetap bersabar menunggu keputusan resmi dari KPU.

“MUI meminta dengan tulus kepada semua pihak agar dapat menahan diri dan tidak berlebihan dalam mengekspresikan kegembiraan atau kekecewaannya dalam menyikapi hasil hitung cepat (quick count) dengan memberikan komentar yang mengarah kepada upaya mendelegitimasi lembaga negara yang sah, mengajak dan memprovokasi umat untuk melakukan tindakan dan perbuatan yang bertentangan dengan hukum, demokrasi dan nilai-nilai konstitusi yang kita junjung tinggi,” ujar Waketum MUI Zainut Tauhid Sa’adi, Jumat (19/4).

Lebih lanjut, Zainut mengatakan Pemilu serentak tahun 2019 ini tidak boleh menjadi ancaman bagi persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia. Menurutnya, pilihan boleh berbeda, tetapi semangat persatuan dan persaudaraan sesama anak bangsa harus tetap terpelihara dan terjaga.

“Untuk itu, MUI meminta kepada Penyelenggara Pemilu (KPU, Bawaslu dan DKPP) untuk terus melaksanakan tugasnya dengan penuh amanah, dedikasi, dan pengabdian untuk bangsa dan negara,” tegasnya.

Selain itu, Politikus PPP ini meminta kepada jajaran TNI/Polri untuk terus mengawal, melindungi dan memberi rasa aman kepada seluruh masyarakat Indonesia.