Politikus senior Kwik Kian Gie (dok:Rmol)
MONITOR, Jakarta – Aksi saling klaim kemenangan di pesta demokrasi tak terelakkan. Baik kubu 01 hingga 02 meyakini kemenangan diraih oleh masing-masing. Padahal, pengumuman resmi akan diterbitkan oleh KPU RI pada 22 Mei 2019 mendatang.
Klaim kemenangan ini pun menuai sorotan dari Ekonom senior Kwik Kian Gie. Ia meminta para barisan pendukung 01 dan 02 untuk saling bersabar menunggu keputusan resmi dari KPU RI.
“Teruntuk para pendukung, kita menahan hasil hitungan karena kita menunggu semua hitungan selesai dan putusan KPU keluar,” ujar Kwik Kian Gie, pada keterangan tertulisnya, Kamis (18/4).
Kwik menambahkan, meskipun kubu BPN Prabowo-Sandi sudah melakukan hitung nyara atau real count internal, namun tak elok jika diumumkan ke ruang publik sebelum menunggu pengumuman dari KPU.
“Jika kita mengumumkan hitungan sebelum KPU, sama saja kita memberi celah untuk pelaku curang berpikir,” terangnya.
“Bukti sudah akurat kita menang,” tambah Kwik lagi.
MONITOR, Jakarta - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman resmi dilantik sebagai anggota Dewan Energi…
MONITOR, Jakarta - Nahdlatul Ulama akan berusia 100 tahun pada Sabtu, 31 Januari 2026. Tepat…
MONITOR, Bandung Barat - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman turun langsung ke Kecamatan Cisarua,…
MONITOR, Jakarta - Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, resmi melantik keanggotaan Dewan Energi Nasional (DEN)…
MONITOR, Jakarta - Direktorat Jenderal Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah (Ditjen PE2HU) Kementerian Haji…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama (Kemenag) mengajukan usulan Anggaran Belanja Tambahan (ABT) sebesar Rp5.872.189.200.000 untuk…