PERTANIAN

Soft Launching Bio Diesel B 100, Menteri Amran: Ini sejarah dunia

MONITOR, Jakarta – Kementrian Pertanian (Kementan) mengeluarkan bahan bakar berjenis Bio Diesel B 10O. Menteri Pertanian Adi Amran Sulaiman langsung mencoba penggunaan bio diesel B 100 diacara launching B 100 di Kantor Kementan, Pasar Minggu, Jakarta Selata.

“Ini sejarah dunia, kita mau menciptakan energi terbaru terbarukan dengan jenis B 100 dengan bahan bakar kelapa sawit,”ujar Amran.

Menurut Amran, dikeluarkannya bahan bakar terbarukan B 100 ini merupakan hal yang luar biasa. Sebab lanjut Amran bahan bakar ini mempunyai keunggulan yang sangat luar biasa.

“B 100 ini selain efisien juga bisa menghemat devisa, ramah lingkungan dan bisa mensejahterakan para kelapa sawit,”jelasnya.

Bicara efisien dijelaskan, Amran untuk 1 liter B 100, dimana harga perliter Rp 8000 lebih. Dengan Jarak tempuh 13,1 kilometer. Kalau solar perliter harganya Rp 9600, jarak tempuh 9,6 kilometer. Jadi dengan menggunakan B 100 ini bisa menghemat kurang lebih 28 persen.

“Ditengah keterbatasan energi fosil. Energi terbarukan B 100 ini memang laur biasa,’terangnya.

Sebagai langkah awal penggunaan B-100, sebanyak 5O kendaraan di Kementan sudah menggunakan energi ramah lingkungan ini.

“Untuk uji cobanya kita usahakan terus dipercepat. Ini sudah dua tahun berjalan, mudah-mudahan 5 tahun ke depan energi ini bisa di pasarkan secara masal,”ungkapnya.

Tak hanya itu, kata Amran energi B 100 ini bisa digunakan untuk semua jenis kendaraan.

“Semua kendaraan bisa menggunakan B 100, seperti kendaraan pertanian jenis traktor, dan yang lainnya”terangnya.

Berbicara tempat produksi energi terbaru terbarukan ini, kata Amran untuk sementara masih di produksi di Litbang kementan.

“Untuk swasta banyak yang minta untuk memproduksi B 100 ini. Tapi nanti saya belum bisa sebutkan dulu,”tandasnya

Sekedar diketahui, dalam soft launching B 100, Menteri Pertanian Adi Amran Sulaiman langsung mengisi B 100 dan mencoba menggunakan mobil dinas Kementan yang sudah diisi B 100.

“Ini mobil sudah menempuh jarak 6000 kilo meter dengan menggunakan B100. Alhamdulilah tidak ada kendala apapun dengan mesinnya,”pungkasnya.

Recent Posts

Kemenag Perpanjang Pendaftaran AICIS+ 2026, Dorong Partisipasi Luas Civitas Akademika

MONITOR, Jakarta — Direktorat Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam, Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama Republik…

4 jam yang lalu

Kemenperin Usulkan Penambahan Anggaran Rp1,72 Triliun

MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus memperkuat berbagai program strategis untuk menjaga momentum pertumbuhan…

5 jam yang lalu

Belajar dari Australia Barat, Prof Rokhmin Dorong Akuakultur Indonesia Naik Kelas

MONITOR - Kekayaan sumber daya laut yang melimpah belum otomatis menjadikan Indonesia sebagai negara dengan…

9 jam yang lalu

Menaker: Polteknaker Harus Jadi Contoh Siapkan Talenta Inovatif

MONITOR, Jakarta — Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli meminta Politeknik Ketenagakerjaan (Polteknaker) menjadi contoh pendidikan vokasi…

9 jam yang lalu

Laba Tembus Rp1,9 Triliun Pada Semester I 2026: Jasa Marga Kian Perkuat Ekosistem Jalan Tol Nasional

MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk (“Perseroan”) terus membuktikan resiliensi dan kepemimpinannya di industri jalan tol nasional dengan mencatatkan pertumbuhan kinerja keuangan dan operasional…

1 hari yang lalu

Muktamar NU Memanas; 9 Ulama Jadi Penentu, Hery Haryanto Azumi Berpeluang jadi Jalan Tengah

MONITOR, Jombang - Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama memasuki fase krusial. Konfigurasi kepemimpinan PBNU periode 2026–2031…

2 hari yang lalu