PERDAGANGAN

Kemendag Akui Kualitas Beras Organik Serdang Bedagai Unggul

MONITOR, Serdang Begadai – Kementerian Perdagangan melalui Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (Ditjen PEN) bersama Pemerintah Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatra Utara sepakat untuk mempromosikan potensi beras organik sebagai komoditas unggulan ekspor dari Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai), Sumatera Utara, pada Senin (4/1).

“Kerja sama ini dilakukan mengingat besarnya potensi dan peluang Indonesia yang kaya akan sumber daya genetik menjadi produsen organik terkemuka di Asia. Sebagian besar lahan pertanian di Indonesia dapat menghasilkan produk asli yang tergolong organik. Melalui kerja sama ini diharapkan menjadi langkah awal bagi Indonesia untuk bersaing di pasar internasional,” jelas Dirjen PEN Arlinda.

Kabupaten Sergai dikenal menghasilkan beras organik kualitas unggul yaitu “Sri Wangi” dengan varietas beras putih, hitam, dan merah. Kabupaten Sergai juga merupakan salah satu wilayah di Sumatera Utara yang memiliki lahan persawahan luas dinilai berhasil mendukung swasembada pangan nasional dan menjadi salah satu lumbung beras di Provinsi Sumatra Utara.

Arlinda menyampaikan, pasar produk organik dunia terus tumbuh pesat dalam 10 tahun terakhir dengan laju pertumbuhan sebesar 15 persen per tahun. Tahun 2017 pasar produk organik dunia mencapai EUR 92 milliar. Sementara itu, Indonesia memiliki 17.948 produsen organik dengan total lahan seluas 208 ribu hektare (ha). Adapun pangsa pasarnya sebesar 0,4 persen dari pangsa dunia.

Namun, dengan lahan yang berpotensi untuk pengembangan pertanian organik, Indonesia belum mampu menjadi 10 besar negara yang menembus pangsa pasar di tingkat Asia. Sementara itu, Bupati Sergai Soekirman menyampaikan, Kabupaten Sergai mempunyai komitmen dalam mengembangkan pertanian organik dan sangat aktif untuk mempromosikan komoditas tersebut.

Soekirman berharap, Pemerintah Pusat dapat mengambil bagian dalam pengembangan bidang pertanian organik, baik dalam hal sertifikasi serta teknik usaha tani maupun kemudahan dalam memasarkan produk-produknya khususnya di pasar internasional.

Recent Posts

PBAK-PKKMB Syekh Manshur Diikuti 275 Mahasiswa, Ketua Kampus Titip Tiga Pesan

MONITOR, Pandeglang - Sebanyak 275 mahasiswa baru STAI dan STKIP Syekh Manshur Pandeglang mendapat tiga…

15 jam yang lalu

Prof. Rokhmin Dahuri Raih Aquaculture Lifetime Achievement Award di ICFA 2026

MONITOR, MIRI, SARAWAK - Prof. Dr. Ir. H. Rokhmin Dahuri, M.S. menerima Aquaculture Lifetime Achievement…

1 hari yang lalu

Wamen UMKM Pastikan Pengusaha Terdampak Bencana Pulih dan Naik Kelas

MONITOR, Padang – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berkomitmen memperkuat pendampingan bagi pengusaha…

1 hari yang lalu

Guru Besar UIN Jakarta: Wantimpres Memiliki Peran Strategis dalam Memperkuat Kualitas Kebijakan Negara

MONITOR, Jakarta - Pelantikan 26 anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) oleh Presiden Prabowo Subianto menjadi…

1 hari yang lalu

Rokhmin Dahuri: Ekonomi Biru Jadi Game Changer Indonesia Menuju 2045

MONITOR, Tanjungpinang - Indonesia dinilai memiliki modal strategis untuk memainkan peran lebih besar dalam ekonomi…

2 hari yang lalu

Tinjau Peserta TIH, Menaker Minta Buktikan Keunggulan Produk

MONITOR, Bekasi — Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Yassierli meminta peserta Talent and Innovation Hub (TIH) memastikan…

2 hari yang lalu