JABAR-BANTEN

Petani Indramayu Sukses Panen Raya Berkat Pupuk Cair Herbal

MONITOR, Indramayu – Warga Desa Majakarta, Balongan, Indramayu, Jawa Barat, Kamis (4/4) menggelar panen raya padi Mari Sejahterakan Petani (MSP). Acara tersebut dihadiri langsung oleh Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman bersama Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Megawati Soekarnoputri.

Yang menarik dari panen raya di lahan seluas 60 hektar kali ini, padi yang dipanen digarap menggunakan pupuk cair herbal. Salah satu petani yang sawahnya dipanen, Jamus menuturkan, kendati menggunakan pupuk cair herbal, panen kali ini hasilnya cukup memuaskan, bahkan ia mengaku panen kali ini terbilang sukses besar dibanding sebelum menggunakan pupuk jenis tersebut.

“Panen kali ini luar biasa, hasilnya bisa dirasakan saat ini, kami sukses memanen padi,” ujar Jamus kepada MONITOR di lokasi panen.

Diketahui pupuk cair yang digunakan oleh Jamus bersama petani lain yakni Pupuk Cair Extragen yang diproduksi oleh PT Indoraya Mitra Persada. Pupuk produksi nasional yang telah menembus pasar Eropa tersebut diakui petani mempu meningkatkan hasil panen mereka, tak lain lantaran bentuknya yang cair memudahkan dalam penyerapan untuk memperbaiki kualitas tanah dan tanaman.

Petani Indramayu, Jamus berswafoto bersama Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman di lokasi Panen Raya Padi

Selain itu, berbagai sertifikat internasional pun telah dikantongi oleh pupuk cair yang diproduksi secara moderen di Seleman Yogyakarta tersebut, diantaranya yakni sertifikat Control Union Certifications, Eurepgap dan USDA Organic, dan dinyatakan bebas kimia hingga nol persen.

“Pupuk extragen ini kan pupuk herbal tidak mengandung zat kimia. Jadi hasil padinya pun benar-benar aman untuk dikonsumsi untuk masyarakat. Selain hasilnya panennya bagus, menggunakan pupuk extragen ini aman karena memang tidak mengandung zat kimia,” terang Jamus sambil menunjukkan ekspresi gembiranya.

Petani Indramayu, Jamus berswafoto bersama Ketua Umum PDI-P Megawati Soekarnoputri di loaksi panen raya

Sementara itu, Megawati yang secara simbolis mengawali panen raya kali ini mengaku bangga dengan keberhasilan petani Indramayu dalam menanam padi MSP. Ia pun mengajak generasi milenial atau anak muda Indramayu untuk berperan aktif salam kegiatan pertanian, salah satunya dengan turut berperan aktif dalam mengembangkan pertanian di daerahnya masing masing.

“Kaum muda di sini jangan ikut-ikutan pindah ke kota, tapi lebih baik garap saja lahan sawah yang ada di sini, toh hasilnya lebih menjanjikan,” tuturnya.

Megawati pun mengingatkan kepada pemerintah agar lahan pertanian tidak boleh digusur dan dirubah peruntukannya. Lahan pertanian harus tetap pada fungsinya sebagai lahan bertani masyarakat setempat.

Recent Posts

Kemnaker Verifikasi Mitra Penyelenggara MagangHub Batch 3 hingga 30 Oktober

MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) memverifikasi perusahaan dan instansi pemerintah yang mendaftar sebagai mitra…

5 jam yang lalu

Kemenhaj Umumkan Daftar Jemaah Haji 2027 Berhak Lunas, Cek Status dan Siapkan Kesehatan

MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mengumumkan daftar nama jemaah haji reguler yang…

6 jam yang lalu

LSAK Soroti Dugaan Praktik Nepotisme Pengangkatan Anak Menhaj sebagai Tenaga Ahli

MONITOR, Jakarta - Lembaga Studi Anti Korupsi (LSAK) mendesak aparat penegak hukum (APH), khususnya Komisi…

6 jam yang lalu

QUTB GLOBAL Apresiasi Konser Andrea Bocelli, Serukan Solidaritas Palestina dan Perdamaian Dunia

MONITOR, Jakarta - QUTB GLOBAL Indonesia mengapresiasi Pemerintah Republik Indonesia dan penyelenggara konser Andrea Bocelli…

19 jam yang lalu

Kemnaker Buka InaSkills 2026, Siapkan SDM Unggul ke Kancah Internasional

MONITOR, Jakarta - Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) resmi membuka Indonesia Skills Competition (InaSkills) tahun 2026 di…

20 jam yang lalu

Wamen UMKM Dorong Kualitas Penyaluran KUR di Jawa, Bali, dan Nusa Tenggara Ditingkatkan

MONITOR, Surabaya – Wakil Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Helvi Moraza mendorong peningkatan…

20 jam yang lalu