Begini Cara Anies Sadarkan Anak-anak Usia 7-12 Tahun Cinta Literasi

1018
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan (dok: Rangga Monitor)

MONITOR, Jakarta – Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan mengajak anak-anak untuk giat membaca buku sejak dini. Pada postingan terbarunya, Anies menyebut Jakarta Library atau Perpustakaan Jakarta siap memfasilitasi anak-anak usia 7-12 tahun untuk terlibat dalam gerakan Baca Jakarta.

“Satu di antara ikhtiar menumbuhkan generasi cerdas, adalah berpartisipasi lewat gerakan #BacaJakarta yang difasilitasi oleh @jakartalibrary. Dalam gerakan ini anak-anak usia 7-12 tahun jadi peserta, kita jadi relawan literasi,” kata Anies Baswedan.

Gerakan ini, dijelaskan Anies, dimulai sejak tanggal 1 April hingga 30 April 2019. Melalui gerakan Baca Jakarta, Anies ingin generasi muda menjadi cerdas dan memicu lahirnya masyarakat yang sadar literasi.

“Tantangan Baca Jakarta diselenggarakan mulai hari ini, 1-30 April 2019. Namun kita harapkan gerakan ini menjadi pemicu lahirnya masyarakat sadar literasi,” terangnya.

Caranya bagaimana? Anies lantas menjelaskan bahwa peserta tinggal mendatangi ruang-ruang baca terdekat, daftarkan diri sebagai relawan pendamping atau relawan dokumentasi.

“Ajak peserta memilih buku, dampingi mereka untuk memahami apa yang dibacanya dan bantu menuliskan pengalaman itu lewat Peta Cerita. Jadikan buku sebagai media pembelajaran yang menarik, bukan membosankan,” terang mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI ini.

View this post on Instagram

Sering kita mendengar masa depan bangsa ini ada di tangan generasi muda. Tapi apa jadinya jika mereka enggan memperkaya pengetahuan lewat membaca? Bayangkan kita membaca tanpa memahami apa yang dibaca. Tidak kritis, mudah meneruskan hoaks, jarang menganalisis. Satu di antara ikhtiar menumbuhkan generasi cerdas, adalah berpartisipasi lewat gerakan #BacaJakarta yang difasilitasi oleh @jakartalibrary. Dalam gerakan ini anak-anak usia 7-12 tahun jadi peserta, kita jadi relawan literasi. Datangi ruang-ruang baca terdekat, daftarkan diri sebagai relawan pendamping atau relawan dokumentasi. Ajak peserta memilih buku, dampingi mereka untuk memahami apa yang dibacanya dan bantu menuliskan pengalaman itu lewat Peta Cerita. Jadikan buku sebagai media pembelajaran yang menarik, bukan membosankan. Tantangan Baca Jakarta diselenggarakan mulai hari ini, 1-30 April 2019. Namun kita harapkan gerakan ini menjadi pemicu lahirnya masyarakat sadar literasi.

A post shared by Anies Baswedan (@aniesbaswedan) on