Wakil Ketua Majelis Syuro PKS, Hidayat Nur Wahid (dok: net)
MONITOR, Jakarta – Baju warna putih kini menjadi sorotan banyak pihak, setelah calon presiden petahana Joko Widodo mengajak masyarakat Indonesia untuk ramai-ramai ke TPS mengenakan baju putih.
Sementara, warna putih sejak lama identik dengan lambang warna Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Hal itu diakui oleh Ketua Majelis Syuro PKS HIdayat Nur Wahid, melalui akun Twitternya pagi ini.
“Dari dulu ”putih” lambang warna PKS,” kata Hidayat Nur Wahid, Kamis (28/3).
Hidayat mengungkapkan, saat ini justru baju warna putih menjadi klaim dan rebutan kedua belah pihak. Saat pengambilan nomor urut saja, kata Hidayat, baik Jokowi dan Prabowo sama-sama mengenakan baju putih.
Tak hanya itu, Jokowi dan Prabowo juga saling mengajak para pendukungnya untuk menggunakan baju putih saat waktu pencoblosan.
“Sekarang ”baju putih jadi klaim”. Saat ambil nomer urut, Jokowi & Prabowo sama-sama berbaju putih. 1/3/19 FUI ajak Umat berbaju ”putihkan” TPS. 25/3/19 Jokowi ajak pendukung-pendukungnya ke TPS berbaju putih & coblos capres berbaju putih. Dan dua capres bajunya sama; putih,” terangnya.
MONITOR, Jember – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mendorong petani membangun skala ekonomi…
MONITOR, Bogor - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI melanjutkan rangkaian Entry Program ASN Hasil…
MONITOR, Makassar - Tiga Penerbang Skadron Udara 11 kembali menorehkan prestasi membanggakan, Mayor Pnb Ahmad…
MONITOR, Lombok Timur – Lembaga Pengelola Dana Bergulir (LPDB) Koperasi terus memperkuat peran koperasi sebagai…
MONITOR, Jember - Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus memperkuat komitmennya membangun ekosistem…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah terus memperkuat penyelenggaraan haji yang inklusif bagi penyandang…