Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat Rachland Nashidik (net)
MONITOR, Jakarta – Sejumlah tokoh partai politik negeri ini terus menyoroti hasil survei yang dirilis Litbang Kompas dalam pekan ini. Dimana, selisih elektabilitas antara Jokowi-Ma’ruf Amin dengan Prabowo-Sandiaga sangat tipis.
Menanggapi hal ini, Wasekjen DPP Demokrat Rachland Nashidik mengatakan merosotnya elektabilitas Jokowi sesungguhnya bukan karena isu silsilah keluarga, ataupun karena etnis Tionghoa, yang selama ini dituduhkan kepada Jokowi.
“Elektabilitas Jokowi turun bukan gegara isu silsilah keluarga atau turunan Tionghoa,” kata Rachland Nashidik, Jumat (22/3).
Menurutnya, sebaliknya isu tersebut kemungkinan justru diangkat oleh para pendukung petahana sendiri. Rachland bahkan menilai, bahwa merosotnya elektabilitas Jokowi justru karena publik m elihat dari sisi kompetensi mantan Gubernur DKI itu sendiri.
“Bisa saja isu itu memang diedarkan. Tapi sedikit saja, kalau ada, yang akan peduli. Elektabilitas Jokowi terjun bebas karena makin banyak pemilih sadar ia tidak kompeten,” pungkasnya.
MONITOR, Makkah — Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI terus mengawal proses kepulangan jemaah haji Indonesia…
MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI, Andreas Pareira menduga ada aktor besar…
MONITOR, Balikpapan – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus memperkuat komitmennya dalam membangun ekosistem…
MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi III DPR RI, Sarifuddin Sudding menekankan pentingnya pengawasan ketat terhadap…
MONITOR, Belarus - Hubungan industri antara Indonesia dan Belarus terus menunjukkan progres strategis di tengah…
MONITOR, Jakarta - Sekretaris Jenderal Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia, Mahfuz Sidik, menegaskan pentingnya kemampuan…