JATENG-YOGYAKARTA

Aroma Wangi Sedap Malam dari Lereng Gunung Merbabu

MONITOR, Magelang – Sedap malam (Polianthes tuberosa L.) merupakan salah satu jenis bunga potong yang sering digunakan dalam rangkaian karena
mempunyai aroma wangi, susunan bunga pada tangkai yang menarik dan warna putih yang cantik.

Tidak saja sedap aromanya, tetapi
budidaya bunga potong ini sedap pula hasilnya. Kabupaten Magelang merupakan salah satu sentra sedap malam, tepatnya di desa Citrosono Kecamatan Grabag yang terletak di lereng gunung Merbabu, gunung Andong dan Telomoyo.

Beberapa petani mencoba berbudidaya
sedap malam secara tumpangsari dengan tanaman cabe. Menurut Pak Erwin Sumanto petani sedap malam di Grabag, selain akan mengurangi biaya tenaga kerja untuk pengendalian gulma, karena ditanam menggunakan mulsa, budidaya sistem tumpangsari juga memberikan tambahan pendapatan dari produksi cabe, yang bisa diperoleh petani pada umur 3 bulan sebelum tanaman sedap malam berproduksi, karena tanaman sedap malam baru mulai produksi pada umur 6 sampai 7 bulan setelah tanam umbi.

Pak Nasikin seorang pelaku usaha sedap malam di Grabag, menceritakan dari lahan yang dikelola seluas 2 ha, rata-rata bisa panen 6.000 tangkai per minggu dengan harga Rp. 4.000 untuk grade A(30%), Rp. 2.500 untuk grade B(60%), dan Rp. 1.500 untuk grade C(10%), maka omzet yang diperoleh sekitar Rp. 17,4 juta per minggu.

Pak Nasikin sudah kontrak dengan beberapa floris di Jogja maupun di Magelang, dan permintaan tersebut sudah rutin dipasok setiap harinya. Dan pada hari Raya Idul Fitri maupun hari-hari besar, biasanya permintaan sangat tinggi, sehingga pak Isromin harus mengambil produk sedapmalam dari petani lain.

Plt. Direktur Buah dan Florikultura Sri Wijayanti Yusufmengapresiasi inovasi petani di Kecamatan Grabag yang melakukan budidaya tumpangsari
sedapmalam dengan cabe untuk meningkatkan pendapatannya.

Yanti berharap bahwa petani dapat memperluas akses pasar untuk sedap malam, sehingga agribisnis ini semakin meningkat.

Recent Posts

Kemenag Siapkan Lima Program untuk Perkuat Masa Depan Santri dan Pesantren

MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama mempersiapkan lima program untuk memperkuat masa depan santri dan pesantren.…

17 jam yang lalu

Jasa Marga Optimalkan Preservasi Jalan Tol untuk Jaga Keandalan dan Kelancaran Perjalanan

MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk melalui anak usahanya, PT Jasamarga Tollroad Maintenance…

21 jam yang lalu

Syarat dan Cara Daftar Pelatihan Vokasi bagi Pekerja Terdampak PHK

MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menjelaskan persyaratan dan mekanisme pendaftaran program pelatihan vokasi bagi…

21 jam yang lalu

Dua Tahun Prabowo–Gibran, Memperkuat Swasembada Pangan Berkelanjutan

MONITOR, Jakarta - Dua tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka…

22 jam yang lalu

Menhaj Buka Expo UMKM di Yogyakarta, Dorong Produk Lokal Masuk Rantai Pasok Haji

MONITOR, Yogyakarta - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mendorong produk unggulan daerah masuk ke rantai…

22 jam yang lalu

Ketua IDI Lebak: Psikosomatik Bukan Sakit Pura-Pura, Stres Bisa Picu Keluhan Fisik

MONITOR, Lebak — Tekanan pikiran dan persoalan emosional tidak hanya memengaruhi kondisi psikologis, tetapi juga dapat…

22 jam yang lalu