POLITIK

Siti Ruhaini Dzuhayatin Dorong Peningkatan Representasi Perempuan di Parlemen

MONITOR, Jakarta – Presiden Joko Widodo terpilih sebagai salah satu duta “He for She” dalam program “Impact 10x” yang diselenggarakan PBB dalam rangka mendorong negara-negara di dunia untuk meningkatkan kesetaraan gender.

Pencapaian ini diungkapkan Staf Khusus Presiden Bidang Keagamaan Internasional Dr. Siti Ruhaini Dzuhayatin, saat menyampaikan pidato kunci pada diskusi Peringatan Hari Perempuan Internasional bertema “Menjaring Calon Legislatif yang Memajukan Agenda Pemajuan Hak-hak Perempuan” yang diselenggarakan Dewan Pimpinan Daerah Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (DPD IMM) DKI Jakarta.

Siti Ruhaini mengatakan, Presiden Jokowi dipilih lantaran memiliki keberanian untuk membuat kebijakan yang berpihak terhadap perempuan, seperti mengangkat sembilan menteri dari kalangan perempuan untuk menduduki posisi cukup strategis.

“Bapak Presiden menerima Champion Global “He for She” dari United Nation, Presiden kita dipilih pada tahun 2016. Hal ini sangat mengesankan karena keberanian beliau untuk memilih sembilan perempuan dengan kapasitas dan kapabilitas serta integritas yang tidak kita ragukan lagi untuk menduduki kabinet dengan posisi yang strategis. Ini satu hal yang sangat menggembirakan,” ujar Ruhaini Dzuhayatin di Sjafruddin Prawiranegara Kampus ITB Ahmad Dahlan Jakarta, Sabtu (9/3/2019).

Dalam kesempatan itu, Siti Ruhaini juga menyampaikan bahwa Indonesia masih memiliki beberapa masalah sosial yang harus segera dituntaskan bersama, diantaranya masalah kekerasan terhadap perempuan yang sangat tinggi, dan masalah perkawinan anak.

“Indonesia masih memiliki beberapa masalah yang harus diselesaikan, pertama masalah kekerasan perempuan yang belum lama terjadi. Kedua, masalah perkawinan anak. Ini adalah satu hal yang harus kita pikirkan bersama persoalan yang harus kita goal kan bersama-sama,” terangnya.

Sehingga, menurut Ruhaini, salah satu upaya yang harus dilakukan adalah mendorong keterwakilan anggota legislatif perempuan untuk menduduki parlemen agar mampu membuat regulasi atau peraturan perundang-undangan yang memiliki keberpihakan terhadap perempuan. Selain itu ia menambahkan, ada tiga komponen yang menjadi pokok perhatian khususnya para calon legislatif yaitu masalah makro sistem politik, substantion opportunities yang berkaitan dengan substansi politik dan kebutuhan perempuan, dan agency of public.

“Pada era disrupsi saat ini, menjadi tantangan bagi para perempuan yang akan maju sebagai calon anggota legislatif, karena banyak perempuan yang dibatasi beberapa haknya seperti dia tidak boleh tampil di sektor publik, pendidikan yang terbatas, dan sebagainya. Kemudian juga ada pemisahan perempuan secara simbol,” papar Siti Ruhaini.

Selanjutnya, ia menekankan agar kader Muhammadiyah sebagai bagian dari civil society untuk turut mendukung representasi politik perempuan agar secara substansi mampu mengubah kultur budaya sehingga dapat lebih menghargai perempuan dalam berbagai sektor, dan tak terbatas.

“Partisipasi politik kita secara kuantitatif ini naik turun. Jadi kita harus mendukung partisipasi perempuan kita dan berharap tidak ada lagi politisi perempuan terutama yang berurusan dengan KPK. Sehingga partisipasi perempuan secara substansi ini mampu mengubah kultur budaya kita,” pungkasnya.

Recent Posts

M. Zian Fahrezi, Qari Cilik NTB Juara I MTQ Internasional Irak

MONITOR, Jakarta - Indonesia kembali menorehkan prestasi di tingkat internasional. Dalam ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an…

5 menit yang lalu

Persiapan Pelayanan Lebaran 2026, Jasa Marga dan Korlantas Polri Kolaborasi Tingkatkan Keamanan, Ketertiban dan Kelancaran di Jalan Tol

MONITOR, Surabaya - Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rivan A. Purwantono menyerahkan kendaraan…

5 jam yang lalu

DPR: Praktik Keparlemenan Harus Muara pada Kesejahteraan Rakyat

MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua DPR RI/Kordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat, Cucun Ahmad Syamsurijal, menegaskan bahwa…

8 jam yang lalu

Wamenag: Rumah Ibadah Harus Jadi Pusat Pelayanan Kemanusiaan

MONITOR, Jakarta - Wakil Menteri Agama (Wamenag) Romo Syafi’i menegaskan bahwa rumah ibadah tidak hanya…

11 jam yang lalu

Hilirisasi Ayam Terintegrasi Masuki Tahap Pertama, Kaltim Ambil Bagian

MONITOR, Kaltim - Pemerintah mulai merealisasikan Program Hilirisasi Industri Ayam Terintegrasi sebagai langkah strategis memperkuat…

14 jam yang lalu

Hadiri Raker KONI Sleman, Ketum Kickboxing Adit Setiawan Siap Gebrak Kejurkab April 2026

MONITOR, Sleman - Ketua Umum Cabang Olahraga (Cabor) Kickboxing Kabupaten Sleman, Adit Setiawan, menegaskan kesiapan…

14 jam yang lalu