DAERAH

Ekonomi Sumsel Semakin Baik, Benny Tatung Ajak Seluruh Elemen Jaga Stabilitas Ekonomi Sumsel

MONITOR, OKI – Bank Indonesia Perwakilan Sumatera Selatan merilis pertumbuhan ekonomi Sumsel di 2018 tumbuh di atas nasional yakni sebesar 6,04% dan itu didukung dengan rendahnya inflasi.

Kepala Perwakilan Bl Sumsel, Yunita Resmi Sari pada pertemuan dengan media di Sumsel mengatakan, capaian inflasi Sumsel pada tahun 2018 tercatat hanya 3,13%, merupakan capaian pertumbuhan ekonomi dan inflasi yang cukup baik. Pihaknya menyebutkan jarang ada daerah yang mengalami pertumbuhan ekonomi tinggi namun inflasinya tetap rendah, Senin (4/3/2019).

Diungkapkan juga, pencapaian dua indikator ekonomi makro itu disebabkan karena produk domestik regional bruto (PDRB) didorong oleh investasi dan sektor produktif, tidak semata-mata oleh sektor konsumsi. Selanjutnya pada saat bersamaan pula, perkembangan harga volatile food terjaga sehingga inflasi relatif stabil dan menghasilkan pertumbuhan ekonomi tinggi yang berkualitas.

Mencermati data tersebut, Benny Martha Benyamin Tatung menyebutkan pencapaian angka tersebut merupakan kerja keras bersama antara pemerintah, pengusaha dan juga masyarakat.

“Data yang keluarkan oleh Bank Indonesia patut kita syukuri sebagai prestasi bersama. Jarang sekali hal ini bisa terjadi, biasanya, seringkali ada daerah yang pertumbuhan tinggi namun inflasi tinggi juga, itu sama saja uangnya digerogoti. Di Sumsel justru berbeda, tanggung jawab kita bersama untuk menjaga stabilitas ekonomi di Sumsel” jelasnya pada awak media, (5/3/2019).

Selain itu, Bank sentral memproyeksikan pertumbuhan ekonomi di tahun 2019 masih relatif tinggi yaitu pada kisaran 5,8%-6,0%. Menurut dia, faktor pendorong pertumbuhan tersebut masih karena harga komoditas karet dan CPO yang membaik dibandingkan tahun 2018.

Benny yang maju dalam pileg untuk DPR RI dapil Sumsel II ini juga menambahkan perlunya sinergi bersama yang lebih solid antara semua elemen untuk mewujudkan ekonomi Sumsel yang semakin baik sehingga berdampak langsung pada pertumbuhan dan kesejahteraan ekonomi masyarakat. “Kita harus sama – sama wujudkan agar ekonomi kita terus semakin baik kedepannya dengan cara mendorong investasi dari korporasi di sektor energi dan pertanian, serta peningkatan konsumsi masyarakat akan menjadi penggerak roda pertumbuhan ekonomi di Sumsel,” tandasnya.

Recent Posts

M. Zian Fahrezi, Qari Cilik NTB Juara I MTQ Internasional Irak

MONITOR, Jakarta - Indonesia kembali menorehkan prestasi di tingkat internasional. Dalam ajang Musabaqah Tilawatil Qur’an…

2 jam yang lalu

Persiapan Pelayanan Lebaran 2026, Jasa Marga dan Korlantas Polri Kolaborasi Tingkatkan Keamanan, Ketertiban dan Kelancaran di Jalan Tol

MONITOR, Surabaya - Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk Rivan A. Purwantono menyerahkan kendaraan…

7 jam yang lalu

DPR: Praktik Keparlemenan Harus Muara pada Kesejahteraan Rakyat

MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua DPR RI/Kordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat, Cucun Ahmad Syamsurijal, menegaskan bahwa…

11 jam yang lalu

Wamenag: Rumah Ibadah Harus Jadi Pusat Pelayanan Kemanusiaan

MONITOR, Jakarta - Wakil Menteri Agama (Wamenag) Romo Syafi’i menegaskan bahwa rumah ibadah tidak hanya…

13 jam yang lalu

Hilirisasi Ayam Terintegrasi Masuki Tahap Pertama, Kaltim Ambil Bagian

MONITOR, Kaltim - Pemerintah mulai merealisasikan Program Hilirisasi Industri Ayam Terintegrasi sebagai langkah strategis memperkuat…

16 jam yang lalu

Hadiri Raker KONI Sleman, Ketum Kickboxing Adit Setiawan Siap Gebrak Kejurkab April 2026

MONITOR, Sleman - Ketua Umum Cabang Olahraga (Cabor) Kickboxing Kabupaten Sleman, Adit Setiawan, menegaskan kesiapan…

16 jam yang lalu