Demokrat Tantang Luhut Debat soal Dwi Fungsi TNI

1010
Wasekjen DPP Demokrat Andi Arief

MONITOR, Jakarta – Partai Demokrat siap menyambut tantangan Jenderal (Purn) Luhut Binsar Panjaitan untuk berhadapan dalam debat soal Dwi Fungsi TNI Jokowi. Hal itu terungkap dari cuitan Wasekjen DPP Demokrat Andi Arief.

“Partai Demokrat mengutus wasekjen Rachlan Nashidik, silahkan Pak luhut menghadapi sendiri atau bisa didampingi siapa saja, boleh minta bantu intelektual siapapun,” ujar Andi Arief, Sabtu (23/2).

Andi menambahkan, pihaknya serius untuk meladeni ide liar pemerintah mengenai dwi fungsi TNI. Ia pun berharap, Luhut tidak membatalkan tantangannya itu.

“Saya berharap Pak Luhut tidak membatalkan tantangannya, karena Partai Demokrat serius dan punya prinsip dan pengetahuan luas soal ide liar Dwi Fungsi TNi ala Jokowi,” tandasnya.

Diketahui, pemerintah berencana menyiapkan peraturan agar perwira TNI aktif dapat menduduki jabatan lembaga sipil. Wacana itu muncul karena begitu banyak perwira tinggi yang tidak memiliki jabatan di struktur TNI, terutama Angkatan Darat.

Masuknya perwira TNI ke kementerian dan lembaga sipil ini masih digodok bersama revisi UU Nomor 34 tahun 2004 tentang TNI. Namun wacana tersebut menuai polemik dari sejumlah pihak.

Kelompok yang tidak setuju menganggap rencana pemerintah itu sebagai revitalisasi dwifungsi ABRI yang pernah berjaya di masa Orde Baru.