Bandara Baru Yogyakarta ditargetkan Beroperasi April 2019

MONITOR, Kulon Progo – Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) melakukan peninjauan ke lokasi pembangunan proyek Bandara Internasional Yogyakarta/ New Yogyakarta International Airport (NYIA) di Kulon Progo, Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta pada Kamis (21/02/2019).

Rini menegaskan bahwa pihaknya memastikan pembangunan Bandara NYIA terus berjalan dengan baik dan secara bertahap akan beroperasi untuk melayani kebutuhan masyarakat Yogyakarta dan sekitarnya.

“Progesnya sudah cukup baik. Tentunya saya terus mengawal dan memastikan pembangunan bandara baru ini bisa berjalan baik dan bisa beroperasi sesuai dengan yang ditargetkan dan segera bisa melayani masyarakat, “ungkap Rini.

Sementara itu, ditempat yang sama Direktur Utama PT Angkasa Pura 1 (Persero), Faik Fahmi mengatakan, saat ini tahap pekerjaan konstruksi pembangunan Bandara NYIA sudah mencapai 71,6% untuk layanan Internasional dan ditargetkan bisa beroperasi pada bulan April 2019. Sementara untuk layanan domestik ditargetkan beroperasi pada akhir tahun 2019. Secara keseluruhan, total kapasitas bandara baru ini diproyeksi mencapai 14 juta penumpang per tahun.

“Pekerjaan fisik untuk faslitas sisi udara dan darat saat ini telah mencapai 100%. Fasilitas Bandara untuk layanan Internasional meliputi fasilitas sisi udara seperti runway, rapid taxiway 1, holding bay 1, parallel taxiway, exit taxiway, apron dan taxiway apron,” katanya.

Sementara fasilitas sisi darat meliputi toll gate, gedung terminal dengan luas 12.920 m2, gedung penunjang dan bangunan sub-station yang akan difungsikan sebanyak 6 unit. Selain itu, aksesibilitas Bandara NYIA dioperasikan dengan  menggunakan Jalan Permanen dan Jalan Temporary 2 jalur.