Dahnil Imbau Relawan Jangan Ikut-ikutan Hadang Capres Lain

1013
Dahnil Anzar bersama Sandiaga Uno usai mengunjungi Ahmad Dhani di Rutan Cipinang

MONITOR, Jakarta – Cawapres nomor urut 02 Sandiaga Uno kerapkali diteriaki oleh para pendukung Jokowi ketika hendak kampanye di sejumlah daerah. Mirisnya, di hadapan Sandi, mereka meneriakkan nama Jokowi dengan lantang.

Terbaru, calon presiden Prabowo Subianto pun mengalami nasib serupa. Saat ia akan menghadiri acara ”Silaturahim Ahlith Thoriqoh Syathoriyah Annahdliyah” di Majelis Taklim Kyai Tambak Deres, Jalan KH Tambak Deres, Surabaya, Selasa (19/2) kemarin, sejumlah pendukung Jokowi meneriakinya.

Yel-yel pendukung Jokowi-Amin terdengar cukup keras saat Prabowo melintas. Massa juga membentangkan spanduk bertuliskan “Selamat Datang Bapak Prabowo Di Wilayah Bulak-Kenjeran. Kami menyambutmu sebagai tamu, tapi pilihan kami tetap nomor 1, Jokowi-Ma’ruf Amin”.

Menanggapi hal ini, Koordinator Jubir BPN Dahnil Anzar Simanjuntak mengimbau para pendukung Prabowo-Sandi agar tak ikut-ikutan melakukan hal serupa. Baginya, para relawan tak perlu menghadang capres cawapres lain dengan meneriakkan nama Prabowo-Sandi.

“Saya menghimbau sobat pendukung Prabowo-Sandi di seluruh Indonesia, tida perlu secara demonstratif ikut-ikutan menghadang capres lain dipinggir jalan dengan meneriakkan nama Prabowo Sandi,” imbau Dahnil, dalam laman Twitternya, Rabu (20/2).

Ia pun mengajak para relawan di seluruh Indonesia untuk saling menghargai perbedaan pilihan dalam pesta demokrasi.

“Kita hargai perbedaan, kita gembirakan perbedaan. Kita songsong Indonesia menang dengan ceria,” ujarnya.