Dahnil Keberatan Prabowo Dituding TKN Kampanye di Masjid

Unggahan foto Prabowo Subianto di laman Instagramnya

MONITOR, Jakarta – Capres nomor urut 01, Prabowo Subianto, kabarnya ditolak oleh pengurus Masjid Agung Semarang atau Masjid Kauman saat akan melakukan shalat Jumat disana, Jumat (15/2).

Politikus Nasdem Jhonny G Plate pun menduga, Prabowo memiliki motif kampanye terkait agenda salat Jumat disana, maka wajar jika kedatangannya ditolak oleh pengurus masjid terbesar di Jawa Tengah itu. Bahkan ia menyebut, Prabowo tak punya niat untuk beribadah disana.

“Saya pikir penolakan di Jateng itu ada urusannya dengan kampanye sepertinya itu, dan itu enggak boleh,” kata Jhonny kepada wartawan.

Menyikapi komentar Jhonny yang merupakan Wakil Ketua TKN Jokowi-Ma’ruf, Dahnil Anzar Simanjuntak pun geram. Koordinator Jubir Prabowo-Sandi ini mengatakan, statemen yang dilontarkan Jhonny sangatlah tidak pantas dan berbahaya.

“Agaknya, statement ini tak elok dan berbahaya. Stoplah “lompat pagar”.” tukas Dahnil, dalam laman Twitternya, Jumat (15/2).

Mantan Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah ini menilai, pernyataan Jhonny akan mengancam keberagaman di Indonesia. Ia pun meminta agar Jokowi memberikan peringatan bagi para timsesnya.

“Pernyataan ini berbahaya dan bisa menjadi ancaman serius bagi keberagaman, anda mengurusi niat ibadah orang yang berbeda agama dengan anda bang Jhonny. Mohon diingatkan Pak Jokowi timsesnya,” tegas Dahnil