Imam Nahrawi Kenalkan Pencak Silat ke Dubes Meksiko

1011
Menpora Imam Nahrawi menerima kunjungan Dubes Meksiko untuk Indonesia

MONITOR, Jakarta – Menpora Imam Nahrawi hari ini, Selasa (12/2), menerima kunjungan dari Duta Besar (Dubes) Meksiko untuk RI Armando G Alvarez beserta jajarannya di Lantai 10, Kemenpora. Keduanya membahas tentang kerjasama bidang olahraga antar kedua negara.

Dalam bidang olahraga, Meksiko pernah menjadi tuan rumah olimpiade dan tuan rumah Piala Dunia (sepakbola). Imam Nahrawi pun berharap, Indonesia bisa mengikuti jejak Meksiko untuk bisa menjadi penyelenggara event tersebut.

Sementara itu, menurut Armando, Meksiko dan Indonesia adalah negara yang memiliki karakteristik yang sama yaitu masyarakat yang ramah. Sementara, pemuda Indonesia juga memiliki potensi yang sangat bagus, dan ini menjadi poin yang sangat baik untuk kerjasama di bidang olahraga.

“Meksiko dan Indonesia memiliki karakteristik yang sama yaitu ramahnya. Kemudian, pemuda Indonesia juga memiliki potensi yang bagus, ini tentu baik untuk kerjasama di bidang olahraga,” jelasnya.

Armando menerangkan, Indonesia memiliki prestasi yang cukup baik dibidang olahraga, terutama setelah penyelenggaraan Asian Games 2018. Selain sukses prestasi, Indonesia juga sukses sebagai tuan rumah.

Sementara itu, Menpora Imam Nahrawi berterima kasih atas dukungannya di Asian Games 2018. Kesuksesan tersebut diharap bisa menjadi modal baik Indonesia untuk mencalonkan tuan rumah pada kejuaraan-kejuaraan olahraga berikutnya.

“Terima kasih. Saya harap Meksiko mendukung Indonesia jika Indonesia mencalonkan diri untuk menjadi tuan rumah olimpiade dan piala dunia. Asian Games merupakan wujud nyata kita ketika menjadi tuan rumah dan sukses,” ujar Cak Imam, sapaan akrabnya.

Lebih lanjut, Menpora juga memperkenalkan seputar olahraga pencak silat ke Armando. Pencak silat merupakan salah satu cabang olahraga yang sukses saat gelaran Asian Games 2018.

“Suatu saat Pak Dubes bisa berkunjung ke Madiun, karena disana salah satu pusat perguruan pencak silat,” tutup Imam Nahrawi.