Dua Nama Cawagub DKI Siap Disodorkan ke Anies

1011

MONITOR, Jakarta – Babak akhir penentuan Calon Wakil Gubernur (Cawagub) DKI Jakarta pengganti Sandiaga Uno, akan mengerucut pada dua nama. Kedua nama itu nantinya akan disodorkan ke Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan rencananya 11 Februari 2019 mendatang.

Hal ini disampaikan Ketua Umum DPW PKS DKI Jakarta Syakhir Purnomo, di Hotel Aston Priority Simatupang, Jakarta Selatan, dini hari Sabtu (9/2/2019) saat menuntaskan kegiatan proses akhir seleksi kandidat Cawagub DKI yang sudah 6 bulan kosong.

Kegiatan akhir seleksi cawagub dilakukan dengan dikenalkannya para tiga cawagub tersebut oleh tim panelis  Fit and Proper Test (FPT) kepada 8 orang narasumber Focus Group Discussion (FGD).

“Kegiatan ini sebagai bukti bahwa hasil FGD yang melibatkan sejumlah pakar masalah ibukota dalam bentuk resume, langsung diserahkan dan disaksikan bersama-sama, dan ini menandakan bahwa proses ini tidak main-main,” jelas Syakir.

Syakir juga menambahkan, setelah acara perkenalan dan penyerahan resume ini dilanjutkan dengan pendalaman atas hasil resume FGD bersama Tim Panelis FPT selama kurang lebih dua jam.

“Ini untuk memastikan saja kepada para kandidat, sehingga rekomendasi semalam memutuskan dua nama untuk disampaikan kepada pimpinan Partai Gerindra dan PKS. Selanjutnya pimpinan Gerindra & PKS DKI Jakarta akan berkirim surat kepada Gubernur, mengajukan dua nama calon kader PKS,” imbuhnya.

Dengan waktu yang cukup panjang ini, masih menurut Syakur,  semoga hasilnya pun dapat diterima warga Jakarta, dan PKS juga Gerindra di Jakarta dapat lebih fokus untuk memenangkan Pilpres dan Pileg 2019 yang akan datang.

“Mudah-mudahan kedua nama yang direkomendasikan adalah yang terbaik untuk warga Jakarta, yang akan bekerja sesuai visi dan misi Gubernur Anies Baswedan yang saat ini sudah menuntaskan beberapa janji kerjanya ketika kampanye,” pungkas Syakir.

Diketahui, 3 orang kandidat Cawagub DKI Jakarta yang hadir hingga tengah malam sesuai abjadiyah adalah Abdurrahman Suhaimi, Agung Yulianto dan Ahmad Syaikhu.