MEGAPOLITAN

RS di Jakarta Bandel, Instruksi Anies Gratiskan Biaya Pengobatan DBD Diabaikan

MONITOR, Jakarta – Intruksi Gubernur DKI Jakarta Anies  Baswedan agar semua rumah sakit menggratiskan biaya pengobatan pasiean Demam Berdarah Dengue (DBD) rupanya belum diikuti sejumah Rumah Sakit (RS) di Jakarta. Terbukti ada beberapa RS yang tetap memungut biaya terhadap pasien yang tak memiliki BPJS.

RSUD Tanah Abang Jakarta Pusat misalnya. RS berplat merah ini menglaim belum menerima surat edaran ihwal perintah orang nomor satu di Jakarta ini.

Humas RSUD Tanah Abang Wina, mengaku belum mendapat instruksi terkait pembebasan biaya untuk pasien yang terkena DBD ini.

“Kami belum terima (Surat Edaran),” kata Wina saat dikonfirmasi kepada wartawan, Kamis (7/2/2019).

Lantaran tak ada surat edaran, ujar Wina pihaknya tetap menarik bayaran kepada pasien DBD bila tak memiliki kartu Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS).

“Jadi pasien yang kena DBD tetap bayar pakai BPJS atau umum,” ujar Wina.

Terkait intruksi dari Anies, Wina mengatakan pihaknya masih menunggu kejelasan dan konfirmasi dari Dinas Kesahatan DKI Jakarta.

Pihak RSUD Tanah Abang, kata dia, menunggu surat edaran resmi dari dinas terkait untuk menggratiskan biaya pengobatan pasien DBD ini sebagaimana yang telah dijanjikan Anies minggu lalu.

“Nah inikan belum ada instruksi dari atas seperti Dinas Kesehatan, soalnya itukan program pemerintah, nah itu kita masih nunggu SE (surat edaran) resminya,” kata Wina.

Kata Wina, para pengguna BPJS tetap dirawat gratis sesuai dengan kelas BPJS yang dibayarakan selama ini. Namun bila BPJS para pasien itu menunggak atau tak aktif maka pihak rumah sakit tetap memberlakukan pembayaran normal.

“Pasien DBD bisa pakai BPJS yang penting aktif. Kalau yang BPJSnya menunggak atau tidak aktif saya kurang tahu ya, berarti itu tidak bisa dipakai. Nah kalau untuk pasien yang tanpa BPJS berarti jatuhnya umum (berbayar),” pungkasnya.

Sebelumnya Anies Baswedan saat meninju pasien DBD di RSUD Pasar Minggu Jakarta Selatan Minggu (3/2/2019) mengatakan seluruh warga Jakarta yang terkena DBD mendapat perawatan gratis diseluruh RSUD milik Pemprov DKI Jakarta.

“Seluruh pembiayaan di-cover oleh pemerintah. Jangan khawatir, untuk kasus demam berdarah sejak dulu kita selalu cover. Sekarang pun sama. Jadi perawatan dan lain-lain akan dapat secara gratis,” kata Anies di RSUD Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Minggu (3/2).

Recent Posts

Pertemuan Strategis Indonesia dan Selandia Baru Percepat Protokol Perdagangan Nanas dan Manggis dari Indonesia

MONITOR, Jakarta – Badan Karantina Indonesia dan Ministry for Primary Industries (MPI) Selandia Baru menggelar…

59 menit yang lalu

DPR Ajak Seluruh Pemangku Kepentingan Cari Solusi Atasi Peningkatan Kasus DBD

MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Kurniasih Mufidayati mengungkapkan rasa prihatin atas peningkatan…

2 jam yang lalu

Targetkan Predikat Unggul, Prodi HES Fakultas Syariah UIN Jember Gelar Asesmen Lapangan

MONITOR, Jakarta - Program Studi Hukum Ekonomi Syariah (HES) Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri Kiai…

3 jam yang lalu

Kemenag dan Kominfo Siapkan Program Guru Cakap Digital bagi Ratusan Ribu GTK Madrasah

MONITOR, Jakarta - Direktorat Guru dan Tenag Kependidikan (GTK) Madrasah menjalin kerja sama dengan Kementerian…

4 jam yang lalu

Kabar Baik bagi Eksportir, BPJPH-Saudi Halal Center SFDA Sinergi Saling Pengakuan Standar Halal

MONITOR, Jakarta - Kabar baik bagi para pelaku usaha dan eksportir. Pemerintah Indonesia dan Pemerintah…

5 jam yang lalu

Kendalikan Penyakit Arbovirus, DPR Dukung Pengembangan Vaksin Arboviral

MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Emanuel Melkiades Laka Lena bersama Menteri…

8 jam yang lalu