Putra bungsu Ahmad Dhani, Dul Jaelani saat menggantikan konser ayahnya (dok: tempo)
MONITOR, Jakarta – Putra Bungsu Ahmad Dhani, Abdul Qodir Jaelani atau dikenal dengan Dul Jaelani tak kuasa menahan air matanya saat gantikan posisi sang Ayah dalam konser Dewa 19 Reunion feat Ari Lasso & Once Mekel Concert di Stadium Malawati Shah Alam, Malaysia pada Sabtu (2/1/2019) malam.
Dul yang memainkan keybord menangis saat Ari Lasso menyanyikan lagu “Kangen”. Sontak, tangisan Dul membuat warganet terharu dan turut memberikan dukungan moril kepadanya karena sang ayah kini dibui 1,5 tahun.
Menanggapi hal ini, Direktur Eksekutif Charta Politika Indonesia Yunarto Wijaya justru mengabaikan tangisan Dul. Ia justru terbesit insiden kecelakaan yang dialami Dul pada tahun 2013 silam.
“Salah nih tim yang itu eksploitasi Dul nangis, tinggal diingatkan berapa banyak keluarga yang menangis gara-gara ditabrak mobil si Dul,” ucap Yunarto dalam akun Twitternya, Senin (4/2).
Ia juga menyoroti, pembelaan warganet yang memberikan dukungan pada Dul karena menangisi nasib ayahnya. Seharusnya, kata Yunarto, bukan tangisan Dul yang disorot melainkan pasal-pasal ITE yang menjerat musisi Ahmad Dhani.
“Buat saya, menolak penahanan Ahmad Dhani ya didasarkan pada penolakan terkait pasal-pasal karet di ITE, bukan karena Dul nangis yang dieksploitasi.. Kalo urusan nangis, anak-anak koruptor juga pasti nangis pas bapaknya ditahan,” pungkas Yunarto.
MONITOR, Jakarta - Prajurit TNI dari Kodam XIV/Hasanuddin yang tergabung dalam Tim SAR gabungan berhasil…
MONITOR, Jakarta - Inspektorat Jenderal Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) diwakili oleh Inspektur Wilayah I,…
MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar berbicara tentang ekotelogi serta peran agama dan kesadaran…
MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi IV DPR RI, Prof. Rokhmin Dahuri menegaskan bahwa transformasi teknologi…
MONITOR, Jakarta - Tingkat kepatuhan pejabata Kementerian Agama untuk menyampaikan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara…
MONITOR, Jakarta - Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi tahun 2026 dibekali pendidikan dan…