POLITIK

Merasa Tertipu, Politikus Demokrat Bocorkan Kesalahan Jokowi

MONITOR, Jakarta – Kadiv Advokasi dan Hukum DPP Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean, merasa tertipu dirinya telah mendukung Jokowi di Pilpres 2014 silam. Ya, Ferdinand yang kala itu menjadi pimpinan Rumah Amanah Rakyat menjadi orang di barisan depan yang lantang membela Jokowi.

“Dulu Jokowi saya anggap tidak punya masa lalu, sehingga saya harap dia adalah solusi, saya tertipu,” ujar Ferdinand menyesal, sebagaimana pantauan MONITOR dari laman twitternya, Senin (21/1).

Kini, politikus Demokrat ini sangat menyesali keputusannya di masa lalu. Ia bahkan tak segan menyebut Jokowi memiliki masa lalu yang sangat buruk dalam pemerintahan.

Lebih jauh, ia menyebut capres nomor urut 01 itu sudah menciptakan beban masa depan yang cukup berat.

“Sekarang justru Jokowi punya masa lalu sangat buruk dalam pemerintahan bahkan lebih buruk dari masa lalu elit. Dan parahnya, Jokowi menciptakan beban masa depan berat,” tukasnya.

Recent Posts

Israel Serang Lebanon, Mahfuz Sidik Nilai Upaya Sabotase Gencatan Senjata AS-Iran

MONITOR, Jakarta — Eskalasi konflik di kawasan Timur Tengah kembali memanas setelah serangan militer Israel ke…

22 menit yang lalu

Strategi Pemerintah Hadapi Dampak Kenaikan Harga Plastik Bagi UMKM

Jakarta – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menyatakan pemerintah sedang menyiapkan…

49 menit yang lalu

WFH Tiap Jumat, Menag: Cara Kerja Baru Harus Tetap Hadirkan Layanan untuk Umat

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar mengajak seluruh aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan…

1 jam yang lalu

Kementan Perkuat Pengaturan Produksi Ayam, Jaga Harga dan Lindungi Peternak

MONITOR, Jakarta – Kementerian Pertanian terus memperkuat pengelolaan produksi dan pasokan ayam ras nasional sebagai…

15 jam yang lalu

HKTI Lumajang Soroti Tata Kelola Gula Nasional, Desak Perlindungan Petani Tebu

MONITOR, Lumajang – Dewan Pimpinan Cabang Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (DPC HKTI) Kabupaten Lumajang menyampaikan…

15 jam yang lalu

IPW: Mundurnya Aipda Vicky Harus Jadi Bahan Instrospeksi Kapolri

MONITOR, Jakarta - Indonesia Police Watch (IPW) menilai mundurnya Aipda Vicky Aristo Katiandagho dari institusi…

19 jam yang lalu