MONITOR – Tepat pada tanggal 9 Agustus 2018 lalu, calon presiden petahana Joko Widodo resmi menunjuk Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Ma’ruf Amin, sebagai wakilnya di Pilpres 2019.
Deklarasi tersebut disambut suka cita oleh banyak pihak, terutama kalangan Nahdlatul Ulama. Sayangnya, tidak semua kalangan mendukung pencalonan Kiai Ma’ruf Amin. Ada yang menyebutkan, ulama besar Nahdlatul Ulama itu hanya dimanfaatkan oleh kubu Jokowi untuk meraih suara mayoritas umat Islam.
MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk kembali menorehkan prestasi dengan meraih dua penghargaan…
MONITOR, Tapanuli Tengah - Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mengoptimalkan Klinik UMKM Bangkit…
MONITOR, Gowa - Kementerian Haji dan Umrah mendorong penguatan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM)…
Oleh: Maria UlfaDosen Ilmu Susastra, Prodi Sastra Inggris, Fakultas Adab & Humaniora,Universitas Islam Negeri (UIN)…
MONITOR, Bekasi — Menteri Ketenagakerjaan Yassierli meminta peserta Pelatihan Vokasi Nasional (PVN) memanfaatkan pelatihan untuk…
MONITOR, Samarinda - Petugas operasional PT Jasamarga Tollroad Operator (JMTO) Ruas Balikpapan–Samarinda (Balsam) sigap menangani…