MONITOR – Tepat pada tanggal 9 Agustus 2018 lalu, calon presiden petahana Joko Widodo resmi menunjuk Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Ma’ruf Amin, sebagai wakilnya di Pilpres 2019.
Deklarasi tersebut disambut suka cita oleh banyak pihak, terutama kalangan Nahdlatul Ulama. Sayangnya, tidak semua kalangan mendukung pencalonan Kiai Ma’ruf Amin. Ada yang menyebutkan, ulama besar Nahdlatul Ulama itu hanya dimanfaatkan oleh kubu Jokowi untuk meraih suara mayoritas umat Islam.
MONITOR, Mombasa, Kenya - Indonesia kembali menunjukkan kiprahnya dalam percaturan pembangunan kelautan dunia melalui kehadiran…
MONITOR, Makkah - Operasional penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M memasuki hari ke-56. Seiring berjalannya…
MONITOR, Jakarta – Momentum Tahun Baru Islam 1448 Hijriah hendaknya tidak dimaknai sekadar sebagai pergantian…
MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani meminta Pemerintah menyiapkan langkah antisipatif menyusul prediksi…
MONITOR, Jakarta - Menyambut Tahun Baru 1 Muharam 1448 Hijriah, Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Perindustrian terus memacu percepatan transformasi digital sektor manufaktur nasional sebagai langkah…