SUMATERA

Mustofa Widjaja Minta Pemerintah Kaji Ulang Keinginan Peleburan BP Batam

MONITOR, Batam – Wacana pemerintah pusat untuk meleburkan yang ingin menyerahkan pengelolaan BP Batam kepada Wali Kota Batam disebut berpotensi mendegradasi cita-cita awal pembentukan lembaga tersebut. Sebagai mantan ketua BP Batam, Mustofa Widjaja meminta pemerintah untuk mengkaji ulang kebijakan tersebut.

Semangat awal pembentukan BP Batam untuk menjadikannya sebagai wilayah Free Trade Zone (FTZ) di Indonesia bukan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) seperti yang diinginkan pemerintah pusat. Wacana yang sudah bergulir sejak akhir tahun 2018 tersebut berpotensi meruntuhkan potensi besar Batam yang selama ini sudah di rintis.

“Terdapat beberapa kendala kalau kebijakan ini dijalankan, pertama bertabrakan dengan Undang-Undang UU. No. 17/2003 tentang Keuangan Negara, UU. No. 1/2004 tentang Perbendaharaan Negara, UU. No. 23/2014 tentang Pemerintah Daerah serta PP No 23/2005 tentang Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum. Selain itu potensi besar industri dan perdagangan Batam dengan perubahan kebijakan akan menurunkan geliat ekonomi tak hanya Kepri, tapi juga akan berpengaruh pada Nasional,” tutur Mustofa Widjaja saat dimintai komentar di Batam, Selasa (15/1/2019).

Calon Anggota DPD Dapil Kepri tersebut menambahkan, keinginan untuk menyaingi Singapura akan semakin sulit direalisasikan, padahal Batam mempunyai potensi tersebut. Hiruk pikuk perubahan status BP Batam jangan sampai mengangu perekonomi terutama investasi.

“Harapannya BP Batam dikembangkan dan diperkuat, bukan malah dimundurkan. BP Batam perlu dijaga agar tetap stabil, ditambah aktifitas di Batam terus tumbuh signifikan. Pada 2017, misalnya, investasi di sana tumbih di kisaran dua persen, kemudian meloncat menjadi 4 persen di 2018,” tutupnya.

Recent Posts

Kejahatan Ekologis: Karhutla, Hutan yang Hilang, Bencana yang Diwariskan

Oleh: Maria UlfaDosen Ilmu Susastra, Prodi Sastra Inggris, Fakultas Adab & Humaniora,Universitas Islam Negeri (UIN)…

2 jam yang lalu

Menaker Minta Peserta Pelatihan Vokasi Bangun Portofolio, Bukan Sekadar Sertifikat

MONITOR, Bekasi — Menteri Ketenagakerjaan Yassierli meminta peserta Pelatihan Vokasi Nasional (PVN) memanfaatkan pelatihan untuk…

16 jam yang lalu

Petugas JMTO Ruas Balikpapan-Samarinda Lakukan Pengamanan Lajur Imbas Karhutla

MONITOR, Samarinda - Petugas operasional PT Jasamarga Tollroad Operator (JMTO) Ruas Balikpapan–Samarinda (Balsam) sigap menangani…

16 jam yang lalu

Kementan Perkuat Pengendalian Rabies di Bali, Alokasikan 205.000 Dosis Vaksin pada 2026

MONITOR, Jakarta — Kementerian Pertanian (Kementan) terus memperkuat pengendalian rabies di Bali melalui penyediaan vaksin,…

16 jam yang lalu

TCL Ajukan Gugatan terhadap Samsung terkait Klaim Teknologi Mini LED pada Televisi

MONITOR, Jakarta — TCL, perusahaan elektronik asal China, mengajukan gugatan terhadap Samsung di pengadilan federal…

23 jam yang lalu

UIN Jakarta Raih Penghargaan Lembaga Pendidikan Pendukung Zakat Terbaik di BAZNAS Awards 2026

MONITOR, Jakarta - UIN Syarif Hidayatullah Jakarta menerima penghargaan kategori Lembaga Pendidikan Pendukung Zakat Terbaik…

1 hari yang lalu