INDUSTRI

Mengenal Empat Langkah Prioritas Kemenperin di Tahun 2019

MONITOR, Jakarta – Kementerian Perindustrian siap mengejar empat program kerja prioritas di tahun 2019. Keempat program tersebut merupakan langkah strategis untuk membangun industri dan meningkatkan kontribusi terhadap perekonomian agar lebih tinggi dari tahun-tahun sebelumnya.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemenperin, Haris Munandar mengatakan, salah satu program kerja yang siap digenjot tersebut adalah peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM).

“Kualitas SDM kita memang perlu ditingkatkan. Apalagi, tahun ini pemerintah fokus untuk lebih masif melakukan kegiatan pendidikan dan pelatihan vokasi,” ucap Haris usai melantik Pejabat Eselon III dan IV di lingkungan Kementerian Perindustrian, Senin sore (14/1).

Haris menuturkan, kerja nyata yang dilakukan untuk pembangunan SDM industri yang kompeten dilakukan melalui pendidikan vokasi industri berbasis kompetensi menuju dual sistem, yakni teori dan pratikum dengan persentase berkisar 30:70.

Masih terkait dengan pembangunan SDM, Kemenperin juga mendorong pembangunan politeknik atau akademi komunitas di kawasan industri dan pengembangan Link & Match Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan industri.

“Kemudian dilakukan pelatihan industri berbasis kompetensi sistem 3in1, pembangunan infrastruktur kompetensi dan sertifikasi kompetensi serta pembangunan SDM industri dalam mempersiapkan industri 4.0,” jelas Haris.

Program kerja prioritas Kemenperin yang kedua di tahun 2019 adalah peningkatan investasi pada industri kimia, farmasi dan tekstil. Sektor tekstil contohnya, merupakan salah satu sektor industri padat karya (labor intensive) yang menyerap banyak tenaga kerja.

“Umumnya memang ada juga di labor intensive, tentu ada juga yang capital intensive (padat modal) seperti industri kimia. Sedangkan teksil atau fesyen, bisa di labor intensive maupun capital intensive,” tuturnya.

Kemudian, program kerja prioritas ketiga Kemenperin di tahun 2019 yakni memperkenalkan roadmap Making Indonesia 4.0 ke seluruh dunia serta mendorong investasi untuk meningkatkan kemampuan manufaktur dan pengembangan infrastruktur digital.

Recent Posts

Guru Besar UIN Jakarta: Ma’had Aly Perlu Diperlakukan Setara dalam Sistem Pendidikan Nasional

MONITOR, Jakarta - Guru Besar Pemikiran Pendidikan Islam Sekolah Pascasarjana UIN Jakarta sekaligus Pendiri Jaringan…

13 menit yang lalu

Jasa Marga Ajak Peserta P3MD Danantara Rasakan Langsung Bisnis dan Layanan Jalan Tol

MONITOR, Jakarta - PT Jasa Marga (Persero) Tbk membagikan pengalaman langsung mengenai pengelolaan bisnis dan…

5 jam yang lalu

Raih Tiga Penghargaan AHI 2026, Kemenag Perkuat Keterbukaan Informasi dan Komunikasi Publik

MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama terus memperkuat keterbukaan informasi, kedekatan dengan masyarakat melalui kanal digital,…

6 jam yang lalu

Kementerian UMKM Gandeng Bank Sumut Salurkan Banpres bagi UMKM Terdampak Bencana

MONITOR, Jakarta – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) bersama PT Bank Sumut menandatangani…

6 jam yang lalu

Top 10 Kampus RI dengan Kualitas Riset Terbaik Versi THE WUR 2027

MONITOR, Jakarta - Empat Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) masuk dalam jajaran 10 besar…

13 jam yang lalu

Sinjai Tingkatkan Kewaspadaan Dini Penyakit Hewan, Kementan Dorong Surveilans dan Biosekuriti Diperkuat

MONITOR, Jakarta — Kementerian Pertanian (Kementan) mendukung Pemerintah Kabupaten Sinjai memperkuat langkah pengendalian Avian Influenza…

19 jam yang lalu