Wakil Ketua Majelis Syuro PKS, Hidayat Nur Wahid (dok: net)
MONITOR, Jakarta – Wakil Ketua MPR RI Hidayat Nur Wahid memuji tindakan KPU RI yang sedia mengubah jam tayang acara debat pertama capres. Semula, debat tersebut diselenggarakan pada tanggal 17 Januari 2019 pukul 18.00 WIB.
Masyarakat pun protes, lantaran jam tayang acara debat bersamaan dengan waktu ibadah Magrib. Dengan sigap, KPU RI merespon reaksi masyarakat.
“Bagus KPU RI dengarkan aspirasi publik, yang mengkritisi jadwal awal debat pertama capres, yang semula akan dimulai jam 18.00 WIB,” ujar Hidayat Nur Wahid, Sabtu (12/1).
KPU lalu mengubah jam tayang acara debat pada pukul 19.00 WIB. Hidayat Nur Wahid pun mengungkapkan kegembiraannya atas perubahan tayangan debat.
“Ketetapan tak bijak itu ditolak oleh masyarakat, karena bertabrakan dengan waktu sholat Maghrib. Sekarang jadwal sudah diubah, dimulai jam 19.00 WIB, Alhamdulillah,” sambungnya.
MONITOR, Jakarta - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menunjukkan kepedulian mendalam terhadap keluarga prajurit…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama (Kemenag) mengajukan usulan Anggaran Belanja Tambahan (ABT) sebesar Rp5.872.189.200.000 untuk…
MONITOR, Jakarta - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman resmi dilantik sebagai anggota Dewan Energi…
MONITOR, Jakarta - Nahdlatul Ulama akan berusia 100 tahun pada Sabtu, 31 Januari 2026. Tepat…
MONITOR, Bandung Barat - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman turun langsung ke Kecamatan Cisarua,…