Kubu Jokowi Kritisi Perubahan Visi Misi Prabowo-Sandi

1007
Ketua DPP Golkar Ace Hasan Syadzily (net)

MONITOR, Jakarta – Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Kyai Ma’ruf, Ace Hasan Syadzily, menilai perubahan visi misi kandidat nomor urut 02, Prabowo-Sandi, sangat signifikan. Ia menilai, perubahan itu bukan sekadar revisi melainkan

“Perubahan visi misi Prabowo-Sandi sangat signifikan. Bukan sekedar revisi atau semata polesan gincu untuk eye catching,” ujar Ace Hasan, dalam pernyataan tertulisnya, Jumat (11/1).

Menurut Ace, setiap kata per kata yang tertulis dalam visi misi baru Prabowo-Sandi, hanya 19 dari 238 program aksi atau sekitar 7,98% yang persis sama dengan visi misi lama.

“Sebaliknya, yang paling penting untuk diketahui publik, 116 dari 238 agenda aksi atau sekitar 48,74% adalah agenda aksi yang baru sama sekali. Sisanya adalah editing bahasa sehingga bahasa yang sebelumnya amburadul, dipoles lagi agar lebih terlihat canggih,” tukasnya.

Politikus Golkar ini mengaku, dirinya banyak menemukan agenda aksi yang dihapus dalam visi misi baru. Agenda aksi yang dihapus, misalnya soal outsourching, mencegah defisit BPJS, menghapus memastikan ketersedian obat di fasilitas pelayanan kesehatan, baik di Rumah Sakit maupun di Puskesmas.

“Ini artinya paslon 02 menarik janji-janjinya yang bombastis. Karena mereka juga tidak siap dengan gagasan yang ditawarkan,” ujarnya seloroh.

“Jadi salah besar narasi yg dibangun oleh timses paslon 02 bahwa mereka hanya memoles gincu estetika dan sekedar revisi. Yang mereka lakukan adalah merombak total visi misi lama dengan cara menjiplak,” tambahnya.