KPK Dikirim Bom, Putra SBY Desak Jokowi Ungkap Pelaku Teror

1013
Ketua Kogasma Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) (dok: Rangga Monitor)

MONITOR, Jakarta – Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengaku terkejut saat mendengar kabar rumah pimpinan KPK diteror bom. Tak tinggal diam, putra sulung Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu turut mengecam keras insiden tersebut.

“Kita dikejutkan lagi oleh tindak teror yang dilakukan kepada dua pimpinan KPK. Ini upaya teror kesembilan yang dialami KPK. Saya mengecam keras tindakan ini,” kata AHY dalam laman Twitter resminya, Jumat (11/1).

Kendati diterpa teror, suami Annisa Pohan itu menegaskan, bahwa pemberantasan terhadap korupsi harus tetap berlanjut. Ia pun mendesak Presiden Joko Widodo untuk serius mengungkap dalang upaya teror yang kerapkali menimpa KPK.

“Upaya pemberantasan korupsi harus berlanjut. Untuk itu, kita mendesak Bapak Presiden Jokowi untuk mengungkap pelaku teror ini dan juga teror-teror sebelumnya, agar KPK bisa bekerja dengan tenang. Demi Indonesia yang lebih baik,” desak Agus yang merupakan Kogasma Demokrat.

Sebagaimana diketahui, pada Rabu (9/1) lalu, ancaman teror menimpa dua pucuk pimpinan KPK, yakni Ketua KPK Agus Raharjo dan Wakil Ketua KPK Laode M. Syarif. Benda asing diduga bom berkekuatan tinggi diletakkan di kediaman rumah mereka sekitar pukul 05.30 WIB pagi.