M Rahul Ajak Pemilih Pemula Pekanbaru Dalami Visi Misi Dan Rekam Jejak Kandidat

1011
Pemilihan Umum (foto : ilustrasi)

MONITOR, Pekanbaru – Pemilihan Umum yang akan digelar pada tanggal 17 April mendatang menjadi pesta besar dan menentukan masa depan bangsa selama 5 tahun kedepan. Sejak ditetapkan dimulainya masa kampanye, seluruh kandidat dari mulai capres sampai caleg tingkat daerah mulai gencar menawarkan visi misi dan program kepada masyarakat.

Pemilih pemula menjadi salah satu sasaran para kandidat untuk menjajakan program kerja. Data yang dirilis KPU RI menyebutkan pemilih pemula jumlahnya mencapai 20 persen. Sedangkan ditingkatkan provinsi, KPU Riau belum memiliki data pasti jumlah pemilih pemula di Riau.

Merespon hal tersebut, M Rahul, Caleg DPR RI Dapil Riau I menyatakan dirinya seringkali memberikan pendidikan politik untuk pemilih pemula. “Pendidikan politik bagi pemilih pemula sangat penting. Apalagi mereka yang pemilih muda dan baru pertama kali mengikuti pemilu, harus diberi pemahaman holistik” ucapnya pada wartawan di Pekanbaru (8/1/2019).

Pemilih pemula sendiri terdiri dari dua kelompok, pertama pemilih pemula untuk pensiunan ASN dan Aparat, kedua pemilih pemula yang usianya baru 17 tahun atau lebih ketika pemilu berlangsung sehingga perlu diberikan pendidikan politik.

Caleg Muda dari Partai Gerindra ini juga menambahkan pendidikan politik yang ia gelar bermacam-macam bentuknya kegiatannya. “Selama ini kita lakukan sambil Nobar, Kopdar, dan kegiatan santai lainnya. Tujuannya selain memberikan pendidikan politik, mereka juga harus tau dan paham visi misi dan rekam jejak para kandidat mulai dari caleg sampai capres” tambahnya.

Nuril, ketua Perhimpunan Mahasiswa Pekanbaru menyebutkan pihaknya sangat terbantu dengan adanya kegiatan yang sering digelar oleh M Rahul. “Kami sangat bersyukur ada tokoh anak muda yang sangat peduli dengan kami. Apalagi anggota kami di himpunan sangat sedikit yang melek politik, kebanyakan apatis. Kami yakin bang Rahul mampu membawa perubahan, pasti kami dukung” tutupnya.