MONITOR – Jumlah korban jiwa akibat tsunami di Selat Sunda yang menerjang Banten dan Lampung pada Sabtu malam (22/12/2018) terus bertambah.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan hingga Minggu (23/12) pukul 23.30 WIB, korban meninggal mencapai 229 orang.
“Total korban jiwa 229 orang meninggal dunia,” katanya melalui keterangan tertulis pada Senin (24/12/2018).
Sutopo menambahkan jika pihaknya masih terus memperbaharui data korban yang kemungkinan terus bertambah seiring dengan masih banyaknya laporan orang hilang dan beberapa daerah yang masih belum bisa dijangkau. “Saat ini data masih terus diperbarui,” tambahnya.
Selain korban tewas, Sutopo juga mengatakan 408 orang hilang, 720 orang luka-luka dan 4.411 orang mengungsi. Selain itu, total kerugian materil hingga malam tadi terdiri dari 528 unit rumah rusak berat, 1 unit rumah hilang tersapu ombak, 82 unit rumah rusak ringan hingga 1 unit dermaga rusak berat.
“Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak terpancing isu-isu yang menyesatkan. Update penanganan darurat akan terus disampaikan,” ucapnya.
MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menyampaikan belasungkawa menyusul meninggalnya 5 orang peserta…
Oleh: Zizah Nurazizah (Mahasiswa Magister Manajemen Pendidikan Universitas Pamulang) Dunia pendidikan kita hari ini sedang…
MONITOR, Jakarta – Indonesia Police Watch (IPW) menilai polemik terkait penempatan pengacara Razman Arif Nasution…
MONITOR, Jakarta — Memasuki hari operasional ke-71 penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M, Selasa (30/6/2026), Kemenhaj…
MONITOR, Jakarta - Ketua Dewan Nasional SETARA Institute, Hendardi, mengkritik kebijakan pemerintah yang melibatkan taruna…
MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menanggapi soal kasus dugaan intimidasi yang dilakukan…