Minggu, 28 November, 2021

Jalan Penghubung Serang-Padeglang Putus, Korban Tewas Akibat Tsunami Bertambah

MONITOR, Jakarta – Korban tewas akibat tsunami yang menerjang kawasan Anyer dan Lampung Selatan terus bertambah. Sampai saat ini, korban tewas tercatat sudah 13 orang.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan, sementara ada 3 korban tewas di Lampung Selatan dan BPBD Pandeglang menemukan 10 jenazah di Tanjung Lesung, Banten.

Sementara itu, jalan raya penghubung antara Serang-Pandeglang di pesisir Pantai Anyer sampai ke Carita terputus akibat tsunami Banten. Petugas dari BPBD dan Tim SAR kesulitan untuk evakuasi warga.

Kabid Damkar BPBD Serang Maftuhi mengatakan akses perbatasan dua daerah tersebut terputus karena terhalang serpihan puing-puing dari salah satu resort di Kampung Jambu, Kecamatan Cinangka, Serang.

- Advertisement -

“Akses belum terbuka, terhalang serpihan puing, harus pakai alat berat. Kalau akses normal kita mudah,” kata Maftuhi kepada wartawan di Serang, Banten, Minggu 23 Desember 2018.

Maftuhi mengatakan, pihaknya sudah meminta alat berat ke pemerintah daerah. Rencananya pagi ini akan dilakukan pembersihan untuk membuka akses jalan.

Dia menambahkan, BPBD Serang memusatkan posko darurat di Puskesmas Cinangka. Dilaporkan ada 2 korban meninggal dunia dan 4 warga yang luka-luka patah tulang.

“Korban ada yang dari tamu hotel, korban yang patah tulang sementara dirujuk ke rumah sakit. Yang meninggal dievakuasi ke sini baru satu. Satu lagi korban masih di Sukarame,” katanya.

- Advertisement -

BERITA TERKAIT

TERPOPULER