Ketua Umum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono bertemu dengan Prabowo dan tim koalisi
MONITOR, Jakarta – Ketua Umum Partai Demokra Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengatakan, dalam rangka memenangkan Pileg dan Pilpres 2019, pihaknya akan menggunakan strategi kembar. Ia menegaskan, partai Demokrat akan lebih aktif berkampanye guna memenangkan paslon nomor urut 02.
“Kami utamakan tujuan kembar, double track strategy. Pileg agar suara lebih tinggi dari Pileg 2014 dan kami ingin Pak Prabowo jadi Presiden pada 5 tahun ke depan. Itu tanggung jawab kami secara moral dan politik,” ujar SBY di kediamannya, Mega Kuningan.
Tak hanya itu, SBY juga mengingatkan agar Prabowo selaku capres harus lebih aktif lagi berkampanye pada awal 2019.
“Dalam konteks Pilpres, superstar adalah capres. Beliaulah yang harus aktif dan mengambil peran menjelaskan ke rakyat, akan diintegrasikan pada Januari hingga pengambilan suara,” terangnya.
SBY menyampaikan meski dalam 4 bulan kampanye kemarin, Demokrat seolah belum banyak bergerak pada kampanye Prabowo-Sandi, tetapi sesungguhnya pertemuan rutin tetap dilakukan para pimpinan partai koalisi pendukung Prabowo-Sandi, terutama para sekretaris jenderal.
SBY menegaskan, Demokrat tentu juga harus berupaya maksimal untuk memenangkan Pileg 2019. Apalagi Pilpres dan Pileg diselenggarakan serentak pada 17 April 2019.
“Ini bagian dari strategi kami untuk memenangkan Pemilihan Presiden 2019,” kata SBY menegaskan.
MONITOR, Takengon — Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memperkuat pemulihan usaha masyarakat terdampak…
MONITOR, Jakarta - Komnas Haji dan Umrah meminta keselamatan jemaah menjadi prioritas utama di tengah…
MONITOR, Pidie, Aceh – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) bersama TikTok Shop by…
MONITOR, Bantul - Produksi padi pada demplot seluas 5 hektare yang dikembangkan Kelompok Tani Lestari…
MONITOR, Semarang - Gelaran Musabaqah Tilawatil Qur’an Nasional XXXI Tahun 2026 di Kota Semarang tidak…
MONITOR, Sleman - Indoraya Mitra Persada (IMP 168) menjalin kerja sama MoU dengan peneliti asal…