Pasca Pembakaran Polsek Ciracas, Polisi Tangkap Petugas Parkir

1006
Polsek Ciracas dibakar

MONITOR, Jakarta – Pasca insiden pembakaran Polsek Ciracas, polisi menangkap petugas parkir berinisial AP yang diduga pelaku pengeroyokan terhadap anggota TNI AL di kawasan Ciracas, Jakarta Timur, Rabu (12/12/2018).

AP ditangkap pukul 08.30 WIB saat tidur di rumahnya di Cibubur, Jakarta Timur.

“Satu orang yang melakukan pemukulan terhadap korban di daerah Cibubur. Pelaku ini bernisial AP adalah pekerjaan tukang parkir beralamat di Ciracas, Jakarta Timur. Tadi pagi kita tangkap dirumahnya yang bersangkutan masih tidur kita tangkap kemudian kita bawa ke Polda Metro Jaya,” kata Argo di kantornya.

Saat ini, lanjut Argo, AP masih menjalani pemeriksaan oleh penyidik Polda Metro Jaya. Pelaku dipastikan terlibat dalam aksi pengeroyokan terhadap anggota TNI AL dan Paspampres di kawasan Cibubur, Jakarta Timur, Selasa (11/12).

“Interogasi awal adalah dia memegang korban dan kemudian ikut melakukan pemukulan,” ujar Argo.

Menurut Argo, pelaku melakukan pemulilan tidak hanya sendiri, tapi ada temannya, tiga rang dengan inisial I, H, dan D. Mereka ini masih kita cari.” tuturnya.

“Tiga orang ini masih kita cari segera akan kita lakukan penangkapan. Karena peran mereka masing-masing sudah kita ketahui daripada pelaku AP ini. Jadi saat ini pelaku AP ada di Polda Metro Jaya, sedang didalami dan sedang dilakukan pemeriksaan,” beber Argo.

Mantan Kabid Humas Polda Jawa Timur tersebut menjelaskan massa yang melakukan pembakaran Polsek Ciracas sebelumnya menanyakan pelaku pengeroyokan terhadap anggota TNI AL dan anggota Paspampres di Cibubur hari sebelumnya. Kemudian Kapolres Jakarta Timur Kombes Yoyon Tony Surya Putra dan Kompol Agus menemui mereka memberitahu bahwa pelaku masih dalam pengejaran.

“Ya kan ada seorang kapten tentara itu Angkatan Laut itu sedang membenarkan motor, kemudian ada tukang parkir yang memperbaiki parkirannya dan mengenai korban (tentara). Iya (kesenggol),” kata Argo sembari menyebut usai cekcok kemudian terjadi keributan.

Diduga tidak puas dengan jawaban tersebut, massa itu lantas melakukan perusakan kendraan dan membakar Polsek Ciracas. Tiga polisi terluka, termasuk Kapolsek Ciracas Kompol Agus.