Awas! Jakarta Masih Rawan Longsor

1021
Ilustrasi Jakarta diguyur hujan

MONITOR, Jakarta – Menyandang sebagai Ibukota negara, Jakarta rupanya masih terdeteksi sebagai kawasan yang berpotensi terjadi longsor.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta menjelaskan, masih ada sekitar 10 titik longsor di Jakarta karena curah hujan yang tinggi. 10 titik ini tersebar di Jakarta Selatan dan Jakarta Timur.

“Ada 10 titik, sekarang itu rata-rata dua wilayah kota di Jakarta. Jakarta Selatan sama Jakarta Timur,” kata Kepala BPBD DKI Jupan Royter saat dihubungi MONITOR, Selasa (4/12).

Dia menuturkan adanya 10 titik tersebut, setelah pihaknya berkoordinasi dengan tiga satuan kerja perangkat daerah (SKPD) untuk mengantisipasi longsor tersebut. Diantaranya Dinas Bina Marga, Satpol PP hingga Dinas Sumber Daya Air.

Menurutnya masing-masing SKPD sudah memiliki kesiapan dalam menangani bencana dan atisipasinya. “Kalau dinas SDA ya apa yang dilakukan selama ini sebelum musim hujan, ada pengurasan dan sebagainya. Pembenahan saluran, apa semua sesuai proker mereka,” pungkasnya.

Berikut data daerah rawan longsor dari BPBD DKI:

Jakarta Selatan:

1. Cilandak: potensi longsor menengah

2. Jagakarsa: potensi longsor menengah hingga tinggi

3. Kebayoran Lama: potensi longsor menengah

4. Kebayoran Baru: potensi longsor menengah

5. Mampang Prapatan: potensi longsor menengah

6. Pancoran: potensi longsor menengah

7. Pasar Minggu: potensi longsor menengah

8. Pesanggrahan: potemsi longsor menengah

Jakarta Timur:

9. Kramat Jati: potensi longsor menengah

10. Pasar Rebo: potensi longsor menengah hingga tinggi