Kamis, 21 Oktober, 2021

31 Pekerja Proyek Trans Papua Dibantai, Akses Jalan Diblokir

MONITOR, Timika – Penembakan sadis menimpa sebanyak 31 pekerja proyek jembatan di jalur Trans Papua. Mereka dihabisi oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) pada Sabtu, 1 Desember 2018, dan Minggu, 2 Desember 2018. Peristiwa nahas ini menyentak perhatian Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi.

Budi Karya sangat bersedih atas tragedi ini. Ia mendesak pihak kepolisian segera menangani pelaku pembunuhan tersebut agar masyarakat setempat tidak terganggu. “Saya harapkan keadaan segera pulih,” ujar Budi.

Berdasarkan keterangan Kabid Humas Polda Papua Kombes Ahmad Musthofa Kamal, pembunuhan itu terjadi di Kali Yigi dan Kali Aurak, Kabupaten Nduga, Papua. Para korban yang dibunuh merupakan karyawan PT Istaka Karya.

Awalnya, KKB Papua hanya menembak sebanyak 24 pekerja proyek. Sementara 8 pekerja lainnya berusaha melarikan diri dan bersembunyi di rumah salah satu anggota DPRD setempat. Sayangnya, kelompok tersebut mendatangi lokasi persembunyian dan menembak 7 orang pekerja. Sementara masih ada satu orang yang berhasil melarikan diri.

- Advertisement -

Hingga kini, tim gabungan TNI dan Polri juga belum bisa melakukan evakuasi lantaran akses menuju lokasi diblokir. Saat tim gabungan tiba di kilometer 46, mereka bertemu dengan salah satu mobil dari arah Distrik Bua dan menyampaikan agar tim segera balik karena jalan di blokir oleh KKB.

Mengetahui hal itu, Wakapolri Komjen Ari Dono Sukmanto bergegas turun langsung menuju Timika. Ari tiba di Bandara Timika pada Selasa (4/12/2018) pukul 09.30 WIT dan langsung menuju Rotel Rimba Papua untuk melakukan pertemuan tertutup dengan TNI.

- Advertisement -

BERITA TERKAIT

TERPOPULER