MONITOR, Jakarta – Badan Intelijen Negara (BIN) memastikan, pesan berantai melalui media sosial mengenai surat edaran dari mengenai penetapan Siaga I terkait kegiatan Reuni 212 adalah bohong atau hoaks.
“Itu (surat edaran) adalah hoaks,” tegas Juru bicara BIN Wawan H Purwanto ketika dikonfirmasi di Jakarta, Kamis 29 November 2018 malam.
Dalam surat edaran yang berstempel BIN itu berisi tentang perintah Kepala BIN Budi Gunawan agar, melaksanakan Siaga I untuk mengantisipasi situasi dan kondisi yang mengganggu stabilitas keamanan nasional terkait kegiatan reuni 212 pada Minggu 2 Desember 2018.
Sehubungan dengan itu, maka kepada seluruh pegawai BIN diberitahukan untuk melaksanakan Siaga I. Dalam surat itu juga disebutkan pejabat BIN tidak diperbolehkan meninggalkan tempat tanpa seizin pimpinan, kecuali yang bertugas khusus.
Menurut Wawan, informasi itu tidak benar. Di tahun politik ini banyak sekali beredar berita-berita bohong atau kabar hoaks yang belum jelas kebenarannya. “Ya namanya juga hoaks, tidak ada nilainya,” katanya.
Wawan pun mengimbau kepada masyarakat untuk melakukan “check and re-check” tentang kebenaran informasi yang didapatnya. “Ya kita harus check, recheck dan crosscheck,” kata Wawan.
MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi VIII DPR RI, Maman Imanul Haq, merespons tegas penetapan mantan…
MONITOR, Jakarta - Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam (Bimas Islam) Kementerian Agama mengawal pemulihan layanan…
MONITOR, Jakarta – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menegaskan pentingnya kolaborasi…
MONITOR, Jakarta - Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan DPR akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap…
MONITOR, Jakarta - Menteri Agama menyampaikan tiga usulan dalam Rapat Dewan Penyantun Lembaga Pengelola Dana…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Pertanian kembali menorehkan capaian positif dalam penyelenggaraan pelayanan publik. Dalam Penilaian…