HEADLINE

Ormas Berbasis Agama Non Islam Mayoritas Dukung Jokowi

MONITOR, Jakarta – Dalam survei yang dilakukan Media Survei Nasional (Median) pada 4-16 November 2018, tercatat sebanyak 47,6 persen pemilih Nahdlatul Ulama (NU) mendukung capres Jokowi. Sedangkan 36,4 persen lainnya memilih Prabowo.

Adapun 16 persen sisanya belum menyatakan dukungan. Selisih pemilih NU untuk Jokowi dan Prabowo tercatat sebesar 11,2 persen.

Namun, kondisi ini berbanding terbalik dengan dukungan para pemegang hak pilih dari kalangan Muhammadiyah. Sebanyak 62 persen responden dari kelompok ormas itu menyatakan bakal memilih Prabowo. Sedangkan 23,0 persen lainnya mendukung Jokowi.

Responden dari Muhammadiyah yang belum menyatakan dukungan untuk capres hanya 3,7 persen. Adapun selisih pendukung Prabowo dan Jokowi berjumlah 39 persen. Angka gendut dari persentase dukungan kepada salah satu capres ini menandakan sikap politik anggota ormas yang seragam.

Direktur Eksekutif Median Rico Marbun mengatakan, selain memperoleh atensi dari NU dan Muhammadiyah, kedua capres mendapat perhatian dari sejumlah ormas berbasis agama lain. Misalnya Persatuan Umat Budha (Walubi), Persatuan Gereja Indonesia (PGI), dan Majelis Umat Kristen Indonesia (MUKI).

Dari hasil survei Median, mayoritas anggota tiga ormas tersebut menyatakan suaranya untuk Jokowi. Artinya, Jokowi menang telak. Musababnya, sebanyak 80 persen mengakui dukungan mereka kepada capres nomor urut 01 tersebut. Sedangkan 20 persen sisanya mengatakan belum memilih.

Survei Median melibatkan 1.200 responden yang dipilih dari seluruh warga yang memiliki hak pilih. Survei digelar menggunakan metode sampel pemilihan acak. Rico mengklaim, margin of error lembaga survei mereka plus-minus 2,9 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

Recent Posts

IPW Apresiasi Polda Jabar Tangkap Tersangka Penyiksaan dan Penyekapan YTR, Desak Pelaku Dijerat Pasal Berlapis

MONITOR, Jakarta – Indonesian Police Watch (IPW) mengapresiasi langkah cepat Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum)…

7 jam yang lalu

Jangan Korbankan Cadangan Strategis Demi Smelter, Pemerintah Diminta Konsisten Batasi Produksi Nikel

MONITOR, Jakarta - Transisi Bersih meminta Pemerintah Indonesia tidak menambah kuota produksi nikel pada tahun…

10 jam yang lalu

Sambut Kepulangan PPIH Daker Makkah, Menhaj Apresiasi Dedikasi Petugas dan Tegaskan Penguatan Kualitas Layanan

MONITOR, Tangerang - Menteri Haji dan Umrah Moch. Irfan Yusuf menyambut kepulangan kelompok pertama Petugas…

13 jam yang lalu

Waka DPR Cucun Minta Pelaku Penyekapan Perempuan Dihukum Berat, Dorong Polri Tingkatkan Keamanan Warga

MONITOR, Jakarta - Wakil Ketua DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal meminta agar pelaku kasus penyekapan…

13 jam yang lalu

Pemadaman Listrik Bergilir Masih Pelik, Legislator Minta Pejabat yang Bertanggung Jawab Mundur!

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi VI DPR RI, Mufti Anam kembali meminta PT PLN (Persero)…

13 jam yang lalu

DPR Minta Agar Ketersediaan Solar dan Pupuk Subsidi Jadi Prioritas Program Pemerintah Tahun 2027

MONITOR, Jakarta - Berbagai kementerian/lembaga meminta tambahan anggaran untuk program Pemerintah di tahun 2027. Di…

13 jam yang lalu