MEGAPOLITAN

Pemprov DKI Lakukan Pendataan Terpadu Tanggulangi Warga Miskin

MONITOR, Jakarta – Untuk menanggulangi warga miskin yang membeludak di Ibukota, sejumlah kebijakan dikeluarkan Pemprov DKI Jakarta, diantaranya dengan melakukan pendataan terpadu.

Kepala Dinas (Kadis) Sosial Provinsi DKI Jakarta, Irmansyah, mengatakan proses pendataan terpadu penanganan fakir miskin dimulai dari tingkat kelurahan. Pendataan ini nantinya berguna sebagai acuan dalam setiap pengambilan kebijakan terkait warga miskin diataranya untuk mendapatkan Kartu Jakarta Pintar (KJP).

Bahkan bukan hanya KJP, data tersebut nantinya bisa dipakai juga terkait program kartu Jakarta Lansia, pembinaan UMKM dan lainnya.

“Data kemiskinan itu akan menjadi data tunggal yang berguna sebagai acuan dalam setiap pengambilan kebijakan,” kata Irmansyah saat dihubungi, Senin (26/11).

Namun terkait proses verifikasi KJP, dia membantah jika kewenangan penentuan penerima KJP ada pada Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Dinas Sosial. Sebab kata dia, saat ini penentuan siapa yang berhak mendapatkan KJP ada di Dinas Pendidikan.

Menurutnya pihaknya hanya memberikan informasi kepada SKPD terkait, yang membutuhkan data tersebut. Dia menambahkan, saat ini pihaknya juga sudah membentuk Unit Pelayanan Teknis (UPT) Pusat Data Informasi dan Jaminan Sosial, khususnya terkait data kemiskinan warga Jakarta.

Melalui UPT ini, kedepannya data terpadu penanganan fakir miskin bakal didapat melalui basis data terpadu. “UPT nya sudah terbentuk, tapi kita belum tunjuk siapa yang mengisi, payung hukumnya pakai pergub, data ini bisa efektif di tahun 2020, namun bila di 2019 nanti data ini memadai menjadi acuan tidak menutup kemungkinan langsung digunakan,” tutupnya.

Diinformasikan dalam mengumpulkan data tunggal penanganan fakir miskin, Dinas Sosial DKI Jakarta juga bekerjasama dengan Kementerian Sosial Republik Indonesia. Sejak bulan agustus lalu rombongan Dinsos DKI melakukan kunjungan ke Pusdatin Kemensos untuk belajar mendirikan Pusat Data Informasi dan Jaminan Sosial di DKI Jakarta.

Sebelumnya dikabarkan, Dinas Sosial Provinsi DKI Jakarta tengah memulai melakukan pendataan terpadu penanganan fakir miskin dari tingkat kelurahan.

Dinas sosial juga telah menempatkan beberapa petugas pembantu di sejumlah kelurahan untuk melakukan proses pendataan tersebut. Namun dalam perjalanannya, sebagian warga di beberapa kelurahan seperti Lubang Buaya, dan Susukan Jakarta Timur, berasumsi jika proses pendataan tersebut berkaitan dengan verifikasi persetujuan calon penerima Kartu Jakarta Pintar (KJP).

Bahkan warga menyebut adanya pendataan ini, sebagian penerima KJP nantinya bakal digugurkan penerimaannya jika ternyata formulir awal pendaftaran KJP tidak akurat dengan data yang telah diperoleh oleh Dinas Sosial.

Kendati demikian, tidak sedikit warga yang menyambut baik pendataan ini, warga berpendapat sistem tersebut tepat dilakukan guna menghindari tumpang tindihnya bantuan kepada masyarakat, seperti program KJP dan bantuan lainnya.

“Bagus, memang perlu adanya sistem begini, biar akurat siapa saja yang berhak,” kata Komala, warga kelurahan Susukan, Jakarta Timur.

Recent Posts

Kementerian UMKM Sambut PEWIRA Perkuat Ekosistem Kewirausahaan Nasional

MONITOR, Bogor – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menyambut baik terbentuknya Perhimpunan Pengembang Kewirausahaan…

6 jam yang lalu

Kemenag Bakal Gelar Zikir dan Doa Kebangsaan untuk Menyambut HUT RI Ke-81

MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama akan menggelar Doa dan Zikir Kebangsaan sebagai salah satu rangkaian HUT…

6 jam yang lalu

Kementerian UMKM dan BPOM Percepat Akses Perizinan UMK Pangan Olahan

MONITOR, Jakarta - Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) bersama Badan Pengawas Obat dan…

9 jam yang lalu

HUT ke-79 Kemnaker Jadi Momentum Perkuat Vokasi dan Transformasi Green Office

MONITOR, Jakarta — Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menjadi momentum memperkuat transformasi…

10 jam yang lalu

Milenial dan Gen Z Dominasi Pemilih 2029, Komisi II DPR Dorong Regulasi Pemilu Berbasis Digital Termasuk Soal AI

MONITOR, Jakarta - Anggota Komisi II DPR RI, Muhammad Khozin menyoroti data terbaru dari Komisi…

12 jam yang lalu

Gus Hery Puncaki Polling Caketum PBNU Versi NU Online, Jadi Kuda Hitam Muktamar ke-35?

MONITOR, Jakarta - Bursa calon Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menjelang Muktamar ke-35…

13 jam yang lalu