Polisi Sukabumi bongkar Prostitusi Online melalui Aplikasi Twitter

1105
Ilustrasi

MONITOR, Sukabumi – Tim Cyber Satuan Reserse dan Kriminal Polres Sukabumi Kota membongkar Praktik prostitusi online melalui aplikasi Twitter. Dua pria mucikari dan 10 wanita diamankan dalam kasus tersebut.

Kapolres Sukabumi Kota AKBP Susatyo Purnomo menyebutkan, dua pria muncikari, WS alias Papih (42) dan USJ alias Jay (40), ditangkap bersama 10 perempuan yang diduga dijajakan menjadi pekerja seks komersial (PSK) tergabung ‘Sukabumi Asyik’.

Susatyo menyebut jika dalam modus menjalankan perbuatannya, muncikari tersebut menjaring pria hidung belang di dunia maya. Dari timeline akunnya, terlihat komunikasi aktif antara admin dengan akun lain yang diduga pelanggannya.

“Tim Patroli Cyber mendapat informasi akun ‘Sukabumi Asyik’ bermuatan konten negatif dan pornografi. Setelah kita lakukan profiling, akhirnya terungkap siapa yang menjadi admin di akun itu. Tidak hanya tim cyber, anggota juga menyamar langsung untuk mengungkap fakta adanya prostitusi di balik akun tersebut,” katanya di Sukabumi, Senin (19/11/2018).

Menurut Susatyo, Papih berperan pembuat akun Twitter dan bertugas mencari pelanggan serta menjual PSK online. Selain itu, Papih juga menyewakan kamar indekos miliknya untuk digunakan sebagai tempat esek-esek. Sedangkan Jay bertugas menjadi admin.

“Pelaku pertama yakni Papih berperan pembuat admin di Twitter. Sementara Jay berperan menjaring pria hidung belang sekaligus mengantarkan mereka bertemu perempuan (PSK) yang dijajakan,” ujarnya didampingi Kasatreskrim AKP Budi Nuryanto.