Gandeng Lembaga Survei Konsepindo, Pospera Banten optimistis menangkan Jokowi-Ma’ruf

Ketua Pospera Banten, Akhmad Yuslizar bersama pimpinan Konsepindo Research and Consulting, Veri Muhlis Arifuzzaman, Senin (19/11).

MONITOR, Tangerang Selatan – Organisasi Masyarakat (Ormas) Relawan Jokowi Pospera Banten terus menggelar sosialisasi calon presiden-wakil presiden Jokowi-Ma’ruf Amien. Strategi door to door atau mendatangi langsung masyarakat dilakukan untuk mengkampanyekan paslon nomor urut 01 itu.

Ketua Pospera Banten, Akhmad Yuslizar mengatakan pihaknya sangat optimistis dan merasa perlu mengkampanyekan Jokowi-Ma’ruf secara langsung dengan mendatangi masyarakat agar Jokowi terpilih kembali menjadi presiden sehingga agenda-agenda kesejahteraan rakyat yang telah dan sedang berjalan dapat terus berlanjut.

Khusus di wilayah Tagerang Selatan (Tangsel) sendiri, Akhmad Yuslizar mengaku pihaknya menggelar pertemuan setiap malam dengan menggunakan jejaring rakyat untuk mengkampanyekan Jokowi. Bahkan minggu lalu, diakui Akhmad Pospera menghadirkan tokoh muda Banten yang juga pimpinan lembaga survey Konsepindo Research and Consulting, Veri Muhlis Arifuzzaman. “Penting sekali agar relawan turun langsung bertatap muka dengan masyarakat. Jangan menunggu. Agresif ke bawah untuk mempengaruhi masyarakat,” ungkap Akhmad Yuslizar yang juga Calon Anggota Legislatif (Legislatif) DPRD Provinsi Banten dari PDI Perjuangan itu, Senin (19/11).

Akhmad menegaskan bahwa banyak keunggulan Jokowi yang harus disampaikan ke masyarakat. Tentunya lewat door to door atau pertemuan tatap muka. Menurut dia, relawan dan partai politik harus bersatu padu untuk memenangkan Jokowi dan harus dengan selisih kemenangan yang besar.

Sementara itu, Direktur Utama Konsepindo Research and Consulting, Veri Muhlis Arifuzzaman menyampaikan, jika keberhasilan pemerintahan Jokowi-JK dapat diketahui dan dimengerti publik, tentu akan berdampak positif pada preferensi mereka. “Secara prinsip, petahana yang berhasil malakukan kerja nyata pada umumnya akan terpilih kembali,” ujarnya.