BUMN

Eco Run, Upaya Pertamina Lestarikan Energi

MONITOR, Jakarta – PT Pertamina (Persero) kembali akan menggelar Eco Run 2018 yang akan dilaksanakan pada 9 Desember 2018 di Q-Biq BSD City, Tangerang, Banten. Melalui event lari Pertamina di akhir tahun ini, Pertamina menggalakan penggunaan BBM Ramah Lingkungan atau BBM Eco Friendly, yakni Pertamax, Pertamax Turbo, dan Pertamina Dex. BBM Pertaseries produksi Pertamina merupakan produk dengan kualitas tinggi yang ramah lingkungan sehingga dapat menekan laju global warming.

Vice President Corporate Communication Pertamina menyatakan Eco Run 2018 merupakan salah satu kegiatan Pertamina dalam rangka pelestarian lingkungan dan keanekaragaman hayati di Indonesia, sekaligus mendorong perilaku dan gaya hidup sehat. Melalui Eco Run, masyarakat juga dapat memahami pentingnya penggunaan BBM berkualitas yang rendah emisi untuk menjaga kesehatan lingkungan. Dengan menggunakan BBM berkualitas, maka ikut pula berkontribusi dalam keberlangsungan pelestarian lingkungan.

“Tahun ini merupakan event Eco Run yang kelima. Setiap tahun, Eco Run selalu diminati ribuan pelari dari berbagai kalangan. Tema Eco Run tahun ini adalah Galang Energi Lestarikan Negeri. “Galang” kependekan dari Gajah dan Elang yang bermakna berlari membantu konservasi gajah sumatera dan elang bondol, dan hewan-hewan khas Indonesia yang terancam punah,” ujar Adiatma.

Adiatma menambahkan, jumlah komunitas lari kian bertumbuh. Olahraga lari juga bisa diikuti untuk semua kalangan tanpa ada batasan umur.

“Tahun ini kita buka kategori baru yakni Pertamina Dex 1,5K Kids Run yaitu kategori lari untuk anak-anak usia 6-12 tahun. Karena event lari juga bisa menjadi kegiatan keluarga yang menyenangkan untuk orang tua dan anak-anaknya,” imbuh Adiatma. “Selain lomba lari untuk anak-anak, juga ada kategori lari untuk dewasa yang terbagi dalam Pertamax 5K Fun Run dan Pertamax Turbo 10K Race,” tambah Adiatma.

Pertamina menargetkan 7.500 pelari yang berpartisipasi pada Eco Run 2018, meningkat dibanding Eco Run 2017 yang diikuti 6.775 pelari. Pertamina menyediakan hadiah total untuk para pemenang kategori 10K dengan total nilai Rp 372 juta serta Grand prize 2 buah motor dan doorprize.

Sebagai komitmen mendukung peralihan konsumsi BBM ke BBM berkualitas yang lebih ramah lingkungan, para peserta Kids Run dan Fun Run akan membubuhkan cat tangan senagai tanda partisipasi dan dukungannya.

Setiap peserta akan mendapat racepack yang berisi jersey, running belt dan botol minum, wrist band, head band, medali (khusus finisher), string bag, jas hujan dan BIB (pic2go). Seluruh peserta juga dilindungi asuransi kecelakaan diri.

“Sebagian hasil penjualan tiket Eco Run 2018 akan di donasikan untuk konservasi gajah sumatera dan elang bondol, hewan-hewan khas Indonesia yang terancam punah. Untuk info dan pendaftaran bisa klik www.pertaminaecorun.com,” pungkas Adiatma.

Recent Posts

Panglima TNI Hadiri Rakornas 2026, Perkuat Sinergi Pusat dan Daerah Menuju Indonesia Emas

MONITOR, Jakarta - Panglima TNI Jenderal TNI Agus Subiyanto bersama Kepala Staf TNI Angkatan Darat…

50 menit yang lalu

Prabowo Kenalkan Gerakan Indonesia Asri, Sejalan dengan Ekoteologi Kemenag

MONITOR, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto mengenalkan Gerakan "Indonesia Asri" seraya memerintahkan seluruh pimpinan lembaga…

8 jam yang lalu

Ketua Dewan Pakar Senawangi: Wayang sebagai Cermin Sosial, Politik, dan Budaya

MONITOR - Himpunan Sarjana-Kesusastraan Indonesia (HISKI) menggelar  Pidato Kesusastraan HISKI 2026 yang dirangkaikan dengan peluncuran buku Sastra…

12 jam yang lalu

Dirjen PHU: Mediasi Jadi Solusi Awal Selesaikan Sengketa Haji dan Umrah

MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah melalui Direktorat Jenderal Pengendalian Haji dan Umrah terus…

12 jam yang lalu

Micin Bikin Bodoh Mitos atau Fakta? Bukti Ilmiah MSG Aman Dikonsumsi

MONITOR, Jakarta - Penyedap rasa adalah kunci kelezatan masakan. Dalam perdebatan kuliner modern, nama MSG…

12 jam yang lalu

Ekspor Perdana 2026, 8,3 ton Ikan asal Natuna tembus ke Hong Kong

MONITOR, Natuna - Badan Karantina Indonesia (Barantin) melalui Karantina Kepulauan Riau mengawal ekspor perdana ikan…

14 jam yang lalu