Nilai Positif Dari Program TMMD Dapat Di Praktekkan Warga Temuwuh

1005

MONITOR, Sleman – Jika mengikuti dan menganalisa tahap demi tahap sejak pra -TMMD, pelaksanaan hingga penutupan TMMD Reguler ke 103 Kodim 0732 Sleman, tampakya efek “bola salju” beraura positif telah menggelinding di Desa Balecatur, Kecamatan Gamping, Kabupaten Sleman. Mulai dari tumbuhnya semangat gotong royong di tengah-tengah masyarakat desa setempat, juga pola hidup sehat dengan jambanisasi, kepemilikan rumah layak huni, termasuk meningkatnya tingkat kerukunan beragama.

Tanpa mengenyampingkan dari tujuan utama TMMD yang diantaranya untuk lebih meningkatkan kualitas kebersamaan dan kemanunggalan antara TNI dan masyarakat, mendorong pembangunan di sebuah pedesaan melalui kegiatan fisik maupun non fisik, ada yang patut dicermati bahwa ternyata ada penghematan yang cukup signifikan dari sebuah proyek yang dikerjakan dengan sistem pemborong dibanding dengan dikerjakan melalui TMMD. Ini tampaknya ke depan perlu dikaji lebih detail untuk menciptakan sebuah rumusan kebijakan.

Sementara dari sisi pembiayaan terjadi penghematan dana, yang perlu dicermati adalah sejauh mana efek dampak positif membekas dan terpatri ditengah-tengah masyarakat Desa Balecatur desa sasaran TMMD Kodim Sleman, pasca TMMD.

Untuk mengevaluasi persoalan ini tentu perlu melihat jenis proyek atau sasaran fisik di TMMD Kodim Sleman. Dari pemaparan Dandim Sleman, Letkol Inf Diantoro, ada sejumlah sasaran fisik di TMMD Reguler komandonya, yakni pembangunan talud,corblok,pembangunan poskamling,RTLH,rehab masjid dan TPA.