PILIHAN EDITOR

Skybridge Tanah Abang untuk Warga, Gubernur dan Ketua DPRD Ribut Terus

MONITOR, Jakarta – Meskipun pemanfaatan jembatan penyeberangan multiguna atau skybridge di Tanah Abang, Jakarta Pusat, nantinya untuk masyarakat umum, khususnya warga Jakarta, namun saling klaim antara eksekutif dan legislatif di DKI Jakarta nampaknya menjadi hal yang amat sangat penting.

Bagaimana tidak, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi hingga saat ini masih saja ngotot soal ide pembangunan skybridge sudah ada sejak zaman Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahja Purnama alias Ahok. Anehnya, saat itu Prasetio tak menyetujui usulan tersebut.

“Akhirnya (skybridge) didirikan dan dieksekusilah oleh Pak Anies Baswedan,” ujar Prasetio Edi Marsudi di DPRD, Jakarta Pusat, Rabu, 14 November 2018. Dia menilai, proyek senilai Rp 35 miliar itu telah disetujui oleh DPRD DKI Jakarta, namun pembangunan jembatan itu tidak terimplementasi dengan baik.

Menurut Prasetio, saat ini kondisi Tanah Abang masih semrawut. Ia juga yakin pedagang kaki lima (PKL) akan tetap mengokupasi trotoar, meskipun skybridge telah rampung. “Memang enggak ada PKL lagi di bawah? Ada lagi PKL, pasti ada PKL. Problema baru lagi, tambah problema,” kata Prasetio yakin.

Hingga hari ini, proyek skybridge Tanah Abang sendiri belum juga rampung. Sejauh ini, pembangunan jembatan layang itu telah ngaret hingga tiga kali.

Direktur Utama PD Pembangunan Sarana Jaya Yoory C. Pinontoan mengatakan pembangunan skybridge akan selesai seluruhnya paling lama 15 hari lagi. Yoory mengakui, setelah molor dari target rampung akhir Oktober, pihaknya merencanakan pembangunan skybridge selesai pekan lalu dan bisa digunakan secara terbatas. Namun, rencana itu meleset.

“Target kita tadinya mau bisa digunakan secara terbatas, tapi kita lihat kondisi di lapangan. Keputusannya ini harus selesai sempurna dulu, baru itu bisa digunakan,” kata dia soal penyelesaian proyek skybridge.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan kemudian menanggapi pernyataan Prasetio soal kondisi Tanah Abang yang kembali kumuh. Menurut Anies, Prasetio terlalu banyak melakukan kunjungan kerja atau kunker sehingga melupakan persoalan Jakarta.

“Mungkin Pak Ketua (DPRD DKI) kebanyakan kunker, jadi lupa sama Jakarta, malah jadi anggota DPR daerah (lain) tuh nanti,” ujar Anies, Selasa 13 November 2018.

Anies juga mempertanyakan pernyataan Prasetio yang menyebut Jokowi tidak mau lagi membawa tamu negara berkunjung ke Pasar Tanah Abang karena kondisi yang kumuh.

“Memang ada tamu siapa yang datang? Makanya tanyain tuh, kapan (Jokowi) mau ngajak (tamu negara ke Tanah Abang), terus enggak jadi,” kata Anies. Selain hal tersebut, Anies tak berkomentar soal kondisi Tanah Abang saat ini.

Recent Posts

Siap-Siap! Kemnaker akan Buka Pendaftaran MagangHub Angkatan II Batch 2

MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) akan membuka pendaftaran peserta Program Pemagangan Nasional (MagangHub) Angkatan…

14 jam yang lalu

Kemenhaj Salurkan Bantuan Sosial bagi Warga Terdampak Gempa di NTT

MONITOR, Jakarta — Sebagai wujud kepedulian sosial dan solidaritas kemanusiaan, Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj)…

14 jam yang lalu

Prof Rokhmin: Tinggalkan Ekonomi Bahan Mentah, Masuk Era Innovation-Based Blue Economy

MONITOR, Jakarta - Indonesia tidak cukup hanya mengandalkan kelimpahan sumber daya alam untuk mengejar pertumbuhan…

22 jam yang lalu

Kemnaker Perkuat Kemandirian Ekonomi Masyarakat Pascabencana lewat Pelatihan Vokasi

MONITOR, Banda Aceh — Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) melalui Balai Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BPVP) Banda…

1 hari yang lalu

Kemenag Satukan Organisasi Profesi Guru Lintas Agama dalam Satu Konfederasi

MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama menyatukan berbagai organisasi profesi guru lintas agama dalam Konfederasi Organisasi…

1 hari yang lalu

FORMIT Palu Galang Dana untuk Korban Bencana NTT, Serukan Solidaritas Indonesia Timur

MONITOR, Palu - Forum Mahasiswa Indonesia Timur (FORMIT) menggalang dana untuk membantu masyarakat terdampak bencana…

2 hari yang lalu