PARLEMEN

MPR Kirim Tim Ahli ke Konferensi Nasional Hukum Tata Negara

MONITOR, Jakarta – Sekertaris Jenderal (Sekjen) MPR RI Ma’ruf Cahyono mengatakan bahwa keberangkatan tim tenaga ahli MPR ke acara konferensi nasional hukum tata negara sebagai upaya untuk terus meningkatkan kualitas mereka.

Ia berharap para staf ahli yang diberangkatkan mempunyai banyak masukan positif dan kualitatif dalam melihat kondisi perkembangan terbaru, khususnya di dalam negeri.

“Terus belajar dengan menjadi peninjau pada perhelatan yang membahas secara aakademis dan praktisi hal hal yang berkaitan dengan ketatanegaraan akan membuat layanan Sekretariat Jenderal ke depan terus dapat ditingkatkan” kata Ma’ruf di Jakarta, Minggu (11/11).

Selain hadir sebagai peninjau, dalam acara yang diselenggarakan di Batusangkar, Sematera Barat itu, MPR juga ikut serta menggelar pameran, membagikan publikasi kinerja wakil rakyat. Stand MPR yang berada di sisi muka perhelatan diminati para peserta konperensi yang berasal dari seluruh Indonesia.

“Selain 300 peserta para mahasiswa dan peninjau sangat berminat dengan cendera mata kita yang berupa publikasi kinerja MPR, ” sebut Samsul Bahri selaku penjaga stand Pameran MPR RI.

Tidak hanya MPR, Bawaslu dan KPK juga ikut serta membuka stand pamerannya dalam acara tersebut.

“Universitas bahkan meminta kita buka stand di FH Unand juga”sergahnya .

Untuk diketahui, perhelatan ini dibuka pada Jumat (9/11) malam oleh Menkumham yang diwakili oleh Dirjen Perundang undangan Widodo Ekatjahyana. Hadir selain rektor dan dekan Universitas Andalas, adalah Ketua Bawaslu, Abhan, empat orang hakim konstitusi yakni I Dewa Gede Palguna, Manahan Sitompul, Suhartoyo, dan Saldi Isra.

Para mantan hakim konstitusi pun turut ambil bagian seperti Ketua Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu Harjono serta Mahfud MD selaku Ketua Asosiasi Pengajar Hukum Tata Negara dan Hukum Administrasi Negara.

Pada Sabtu (10/11) pagi hingga malam acara dilanjutkan dengan Focus Group Diskusi secara paralel dengan empat tema utama, yaitu: Politik Hukum Regulasi Pemilu, Pencegahan dan Penanganan Politik Uang dalam Pemilu, Penataan Kewenangan dan Hubungan Antar Lembaga Penyelenggara Pemilu dan tema berjudul Penyelesaian Sengketa Proses dan Hasil Pemilu.

Panitia menjelaskan para akademisi dan praktisi ketatanegaraan dari seluruh Indonesia ikut dalam forum ilmiah tersebut. Tema kali ini fokus pada penyelenggaraan Pemilu.

Recent Posts

Menteri UMKM: LAKSMI Tingkatkan Graduasi Ekonomi Pengusaha Mikro Inklusif

MONITOR, Surabaya – Kementerian Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) mendorong peningkatan graduasi ekonomi masyarakat…

17 jam yang lalu

Menaker: Hakim Ad Hoc PHI Jaga Kepastian Hukum

MONITOR, Jakarta — Menteri Ketenagakerjaan Yassierli menegaskan pertimbangan hakim yang adil dan jelas menjadi bagian…

1 hari yang lalu

Guru Besar UIN Jakarta: Rekognisi Pesantren Perlu Diikuti Afirmasi Anggaran

MONITOR, Jakarta - Rekognisi negara terhadap pesantren perlu diterjemahkan ke dalam afirmasi kebijakan dan anggaran…

1 hari yang lalu

Kementerian UMKM Perkuat Inkubator untuk Cetak Wirausaha Berkualitas

MONITOR, Surabaya – Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman menegaskan pentingnya memperkuat…

2 hari yang lalu

Menag Berhentikan Prof. Muzakki sebagai Rektor UIN Surabaya

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar memberhentikan Prof. Akh. Muzakki dari tugas tambahan sebagai…

2 hari yang lalu

Wamenaker: Pengesahan RUU Pelindungan Ketenagakerjaan Ditargetkan Oktober 2026

MONITOR, Jakarta — Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Afriansyah Noor menyatakan bahwa pemerintah dan DPR RI…

2 hari yang lalu