Warga Mamasa mengungsi di sebuah lapangan bola pasca gempa terjadi
MONITOR, Mamasa – Wilayah Mamasa, Sulawesi Barat, sejak dini hari sekitar pukul 02.35 WITA hari diguncang gempa magnitudo 5,5. Getaran ini cukup kuat dirasakan masyarakat yang mendiami wilayah Mamuju, Toraja, Polewali, Majene, Toraja Utara hingga Palopo.
Imbasnya, getaran gempa ini membuat jaringan listrik dan telekomunikasi terputus. Warga pun memilih untuk pergi mengungsi ke lokasi-lokasi yang diperkirakan bakal aman dari guncangan gempa susulan.
Para pengungsi pun rata-rata tinggal di lapangan bola hingga pukul 10.00 WITA. Mereka enggak meninggalkan lokasi pengungsian sementara lantaran masih was-was terjadi gempa susulan.
Sebagaimana diketahui, gempa di Mamasa sudah terjadi selama empat hari terakhir. Alhasil, warga sekitar merasa sangat gelisah. Daerah ini diguncang gempa tiga hari berturut-turut, sejak Sabtu hingga hari ini, Senin (6/11/2018).
Data Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), mengabarkan, Mamasa hari ini kembali diguncang gempa 3,4 SR pada pukul 07.25 WIB dan 4,6 SR pada pukul 10.18 WIB.
MONITOR, Jakarta - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melaksanakan penyusunan baseline emisi gas rumah kaca…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama mengawal penyaluran bantuan sosial keagamaan senilai Rp473 miliar selama Ramadan…
MONITOR, Rangkasbitung – Trombosit selama ini dikenal sebagai salah satu komponen darah yang berperan dalam…
MONITOR, Jakarta - Tradisi mudik Lebaran selalu menjadi perjalanan penuh makna bagi masyarakat Indonesia untuk…
MONITOR, Ciputat - Ikatan Alumni Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) UIN Syarif Hidayatullah…
MONITOR, Jakarta - Kementerian Pertanian (Kementan) tengah menggenjot produksi padi gogo tahun 2026 dengan target…