HUMANIORA

Ratusan Guru TK Diberi Pelatihan Pembuatan Roti dan Kue

MONITOR, Bogor – Usaha di bidang kuliner seolah tak pernah mati. Selain makanan memang menjadi kebutuhan primer manusia, usaha di bidang kuliner memang prospeknya cukup menjanjikan.

Terkait hal itu, Djunaidi, salah satu pegiat usaha kuliner berinisiatif menggelar pelatihan membuat kue dan roti, bertempat di Food Court Bogor Nirwana Residence (BNR), Jumat 26 Oktober 2018. Sasarannya, adalah para guru TK di wilayah Bogor Selatan.

Bukan tanpa alasan pria yang juga pemilik Cafe Semarang di Food Court Bogor Nirwana Residence ini mengikut sertakan para guru dalam kegiatan pelatihan ini. Sebab menurutnya, kegiatan pelatihan tersebut juga menjadi wujud nyata kepedulian terhadap dunia pendidikan.

Sebanyak 120 orang menjadi peserta dalam kegiatan ini. Mereka diajarkan bagaimana cara membuat roti dan kue dengan berbagai rasa. Uniknya, rasa yang ada pada roti atau kue tersebut menggunakan bahan yang dengan mudah didapatkan.

“Untuk memperoleh berbagai rasa yang diinginkan, saya menggunakan pop ice, salah satu produk dari Forisa. Nah, inikan sangat mudah diperoleh atau dibeli di warung-warung,” kata Djunaidi, kepada MONITOR, Selasa 30 Oktober 2018.

Jika nantinya para guru sudah bisa membuat roti dan kue, dirinya berharap nantinya bisa juga ditularkan kepada para muridnya. Sehingga nantinya, dunia pendidikan ilmunya bisa bertambah.

“Selain di bidang akademis, pengetahuan di bidang kuliner juga bisa diberikan. Setidaknya, bisa mengajarkan para murid TK bagaimana cara membuat kue dan roti, sehingga nantinya ke depan bisa ada peluang berwirausaha,” ujar Djunaidi.

Ke depan, dirinya akan terus melakukan kegiatan serupa di seluruh wilayah Bogor. Pihaknya juga membuka kesempatan bekerjasama dengan produsen atau perusahaan yang memproduksi bahan-bahan pembuatan roti dan kue.

“Kegiatan ini dilakukan secara mandiri. Meski begitu, saya membuka kesempatan bagi perusahaan yang ingin bekerjasama atau menjadi sponsor misalkan seperti Forisa, Unilever dan perusahaan lainnya apapun itu untuk bekerjasama atau menjadi sponsor untuk kegiatan pelatihan ini,” ujar Djunaidi.

Dijelaskan Djunaidi, jika ada pihak yang berminat untuk bekerjasama atau menjadi sponsor bisa menghubungi nomor kontak 08129936558.

Recent Posts

Mazz Reza Pranata: Pemimpin Muda Harus Kuasai Ilmu, Skills, dan Jiwa Kewirausahaan

MONITOR, BOGOR - Pemimpin muda tidak cukup hanya mengandalkan kecerdasan intelektual dan idealisme. Mereka juga…

10 jam yang lalu

Riset Mahasiswa PTKIN Naik Kelas, Manfaatnya Nyata Dirasa Masyarakat

MONITOR, Yogyakarta - Setelah medali diraih dan pameran ditutup, ke mana hasil riset mahasiswa akan…

14 jam yang lalu

Wamenhaj Dorong Pelibatan Nonmuslim Dukung Pelayanan Jemaah Haji

MONITOR, Manado – Wakil Menteri Haji dan Umrah (Wamenhaj) Dahnil Anzar Simanjuntak mendorong pelibatan masyarakat…

1 hari yang lalu

Demo Polri, Koalisi Mahasiswa dan Pemuda Astacita Tuntut Pembersihan Oknum dan Penegakan Sistem Merit

MONITOR, Jakarta - Sejumlah masa yang tergabung dalam Koalisi Mahasiswa dan Pemuda Astacita (KoMPAS) menggelar…

2 hari yang lalu

Prof Rokhmin: Bantuan Ayam Petelur Harus Jadi Modal Awal Kemandirian Usaha

MONITOR, Cirebon - Bantuan ayam petelur kepada kelompok ternak harus menjadi modal awal untuk membangun…

2 hari yang lalu

Hasil Kunjungan Menag dari Italia, Indonesia Jadi Model Moderasi Beragama

MONITOR, Jakarta - Menteri Agama Nasaruddin Umar membawa sejumlah peluang kerja sama internasional dari hasil…

2 hari yang lalu