PBNU: Jangan Jadikan Insiden Lion Air sebagai Instrumen Kampanye

1004

MONITOR, Jakarta – Insiden jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 dalam penerbangan Jakarta-Pangkal Pinang pagi tadi (29/10) menuai perhatian dari Ketua Pengurus Harian Tanfidziyah PBNU, Robikin Emhas.

Robikin menyampaikan rasa simpatinya atas insiden nahas itu. Ia pun mengimbau segala pihak untuk mempercayakan kepada otoritas terkait investigasi jatuhnya pesawat.

Lebih lanjut, ia mengimbau agar seluruh pihak menghindari spekulasi dan hoax atas insiden ini. “Jangan pula jadikan musibah sebagai instrumen kampanye, baik pilpres maupun pileg,” ujar Robikin, dalam keterangan pers yang diterima MONITOR, Senin (29/10).

Sekedar informasi, saat ini Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub saat ini telah berkoordinasi dengan BASARNAS, Lion Air selaku operator dan Direktorat Jenderal Perhubungan Laut, Perum LPPNPI untuk melakukan kegiatan pencarian dan penyelamatan terhadap pesawat JT 610.