Jumat, 24 September, 2021

Ziarahi Makam KH Hasyim Asy’ari, Prabowo-Sandi lakukan Napak Tilas Resolusi Jihad

MONITOR, Jombang – Ada yang beda dari peringatan hari santri nasional (HSN) 2018 yang dilakukan Pasangan capres-cawapres nomor urut 2, Prabowo-Sandi. Pasangan yang diusung oleh partai Gerindra, PKS, dan PAN tersebut memilih berziarah ke makam pendirk NU, KH. Hasyim Muzadi di Pondok Pesantren Tebu Ireng, Jombang, Jawa Timur, Senin (22/10).

Ketua DPP Partai Gerindra, Chusni Mubarok dalam keterangan tertulisnya mengatakan ziarah tersebut adalah bentuk Prabowo dan Sandi melakukan napak tilas resolusi jihad yang diserukan oleh KH Hasyim Asy’ari untuk melawan penjajah dan mempertahankan kedaulatan NKRI. Kegiatan tersebut dimulai dengan apel 5000 santri di Pondok Pesantren Tebu Ireng, Jombang.

“Semangat Prabowo Subianto dan Sandiaga Salahuddin Uno dalam mempertahankan kedaulatan NKRI sangat terinspirasi dari resolusi jihad itu. Ia menjelasjan, cikal bakal semangat pertempuran 10 November 1945 di Surabaya tidak terlepas dari resolusi jihad tersebut,” katanya.

Chusni menegaskan bagi Prabowo dan Sandi, resolusi jihad merupakan tonggak perjuangan dan bagian sejarah yang tidak bisa dilepaskan dari pertempuran 10 November 1945 melawan penjajah yang kini menjadi hari pahlawan nasional.

- Advertisement -

Sementara itu, Sandiaga Uno mengatakan ia bersama Prabowo disambut langsung KH. Salahudin Wahid atau Gus Sholah. Sandi bersama Prabowo nampak khusuk berdoa dalam ziarah itu.

“Bersama Pak , kami berziarah ke makam KH Hasyim Asy’ari, KH Wachid Hasyim dan KH Abdurrahman Wahid atau Gus Dur. Kami disambut oleh KH Salahuddin Wahid atau biasa kita panggil Gus Solah yang merupakan pengasuh pondok pesantren Tebuireng di Jombang, Jawa Timur ini,” tulis Sandiga Uno melalui akun twitter pribadinya @SandiUno.

- Advertisement -

BERITA TERKAIT

TERPOPULER