Anang: Jangan Sampai Aturan Judo Hambat Prestasi Atlet Muslim

Anggota Komisi X DPR RI, Anang Hermansyah (net)

MONITOR, Jakarta – Sikap atlet Judo putri Indonesia, Miftahul Jannah, telah menyita publik tanah air. Sikap dia telah menjadi buah bibir masyarakat Indonesia. Keteguhan sikapnya dalam mempertahankan keyakinan keagamannya merupakan landasan sikapnya.

Anggota Komisi X DPR, Anang Hermansyah, menilai aturan Judo agar melepas atribut merupakan aturan yang telah menjadi norma dalam pertandingan. Namun, jika aturan tersebut diterapkan, maka akan banyak ada “korban” bermunculan seperti Miftahul Jannah.

Legislator dapil Jember ini pun menekankan harus ada solusi atas masalah ini. Federasi olahraga Judo, kata Anang, diharapkan bisa mengubah norma aturan dalam pertandingan tentunya melalui lobi pemerintah.

“Saya kira perlu jalan tengah atas persoalan ini. Salah satunya, pemerintah dapat melakukan inisiasi dengan melakukan lobi ke federasi olahraga Judo agar mengubah norma ihwal penggunaan jilbab,” kata Anang kepada MONITOR, dalam keterangan tertulisnya, Selasa (9/10).

Suami dari Ashanty ini menegaskan, fakta sosiologis masyarakat Internasional soal masyarakat muslim merupakan fakta yang tidak dapat diabaikan. Ia pun mengatakan, jangan sampai aturan tersebut menjadi hambatan bagi prestasi olahragawan muslim.

“Harapannya, penggunaan jilbab bagi atlit bukan menjadi penghalang untuk meraih sukses,” pungkas Anang.