ULASAN

Barisan Pendukung Prabowo Minta Maaf

MONITOR – Kebohongan Ratna Sarumpaet soal aksi penganiayaan telah terungkap. Ia blak-blakan, dirinya sama sekali tak mendapatkan kekerasan dari oknum manapun. Ratna hanya melakukan operasi plastik sedot lemak pipi.

Pengakuan Ratna sontak menggegerkan publik seantero jagat. Elit politik yang berada di barisan depan membelanya, kini berbalik arah. Mereka marah dan kecewa lantaran orang yang dibela justru mengutarakan berita bohong.

Putri Amien Rais, Hanum Salsabiela Rais misalnya. Ia mengutarakan permintaan maafnya kepada publik karena ikut menyebarkan berita terkait dugaan penganiayaan aktivis Ratna Sarumpaet. Sebelumnya ia mati-matian membela dan ikut bersimpati pada kasus yang dialami Ratna.

“Memohon maaf adalah ajaran besar dalam Islam ketika kita berbuat keliru. Saya secara pribadi mohon maaf atas kecerobohan dlm mengunggah berita meski telah bertabayyun pada ibu Ratna S langsung,hinggapada akhirnya yg bersangkutan telah mengaku berbohong. #KebohonganRatna,” ujar Harum Rais pada laman Twitternya, Rabu (3/10).

Hal serupa juga diungkapkan Koordinator Jubir Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak. Ketua Umum PP Pemuda Muhammdiyah ini meminta maaf atas pernyataannya terkait dugaan penganiayaan Ratna Sarumpaet. Dahnil mengaku salah karena telah mempercayai Ratna.

“Tentu kesalahan saya salah satunya adalah mempercayai pengakuan-pengakuan Bu Ratna tersebut kepada kami. Tentu kelalaian atas kepercayaan saya kepada Bu Ratna, saya minta maaf,” tutur Dahnil.

Berbeda dengan Fahri Hamzah yang sebelumnya mati-matian membela Ratna terkait operasi plastiknya, hingga terlibat perang twit bersama dr. Tompy. Fahri tampak malu dan seolah kaget menyaksikan pengakuan Ratna Sarumpaet.

“Ya Allah ada apa denganmu ibu?,” cetus Fahri Hamzah.

Rachel Maryam, artis yang kini berkecimpung di Partai Gerindra pun turut meminta maaf kepada publik. Rachel merupakan barisan orang pertama yang turut menyebarkan informasi soal penganiayaan yang dialami Ratna. Pada pengakuannya, Rachel menegaskan bahwa pembelaannya tak lain sebagai bentuk empati terhadap sesama perempuan.

“Saya secara pribadi menyatakan permohonan maaf yg sebesar-besarnya pd netizen. Saya terlalu reaktif dan emosional mendengar pengakuan penganiayaan yg menimpa Bu Ratna. Mungkin karena sesama perempuan. Sama sekali saya tidak menyangka kalau semua ini adalah kebohongan,” ujarnya.

Terakhir politikus beken Gerindra, Fadli Zon. Pengakuan Ratna seolah menjadi pukulan telak baginya lantaran sebelumnya Fadli juga turut mati-matian membela ibu dari artis Atikah Hasiholan itu.

“Saya menyesalkan dan mengecam sikap RS yang telah berbohong kepada saya, kepada Prabowo, Sandiuno,” tulis Fadli di akun Twitternya.

“Saya sangat kecewa. Mudah-mudahan Bu RS menyadari apa yang dilakukannya sebagai sebuah pengkhianatan atas kepercayaan saya dan banyak orang yang selama ini bersimpati,” sambung Fadli.

Recent Posts

Satgas Kahurtla TNI Gelar Sholat Istisqo dan Sosialisasi di Melawi

MONITOR, Melawi - Satgas Karhutla TNI wilayah Melawi menggelar Sholat Istisqo sekaligus sosialisasi penanggulangan kebakaran…

12 jam yang lalu

Kemnaker: 81.171 Lowongan Kerja Aktif di Karirhub Masih Terbuka

MONITOR, Jakarta — Sebanyak 81.171 lowongan kerja masih aktif dan dapat dilamar melalui Karirhub Kementerian…

18 jam yang lalu

Kementerian UMKM Perkuat Ekosistem Laundry melalui Pemetaan Usaha

MONITOR, Jakarta - Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Maman Abdurahman mendorong pengusaha dan…

1 hari yang lalu

Kemenag Rp80,2 Miliar untuk Pulihkan Sarpras 902 Pesantren di Aceh

MONITOR, Jakarta - Kementerian Agama menyiapkan bantuan Rp80,215 miliar untuk pemulihan sarana dan prasarana pascabencana…

1 hari yang lalu

Kemenhaj Kawal 282 Jemaah Umrah PT AAT, Keberangkatan Dijadwalkan Bertahap Mulai 15 September

MONITOR, Jakarta - Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) RI terus memperkuat pengawasan dan pelindungan terhadap…

1 hari yang lalu

Kemnaker: Pekerja Perlu Pahami Hak dan Kewajiban Sebelum Menandatangani Perjanjian Kerja

MONITOR, Jakarta — Kementerian Ketenagakerjaan mengingatkan pekerja untuk memahami hak dan kewajiban serta mencermati isi…

1 hari yang lalu